Jumat, 06 Juni 2014

ADA "PAHLAWAN HOMOSEX DAN LESBI" DI TIMSES JOKOWI

Setelah sebelumnya PDIP di Surabaya menolak pembubaran lokalisasi PSK dolly di Surabaya, Sinyalemen bahwa dikubu Jokowi-JK diisi oleh kelompok - kelompok bermasalah dan menyimpang makin terbukti. hal ini setidaknya dengan keberadaan tokoh liberal yang juga Guru Besar IAIN Syarif Hidayatullah, Siti Musdah Mulia, sebagai anggota tim ahli pada Tim Pemenangan Nasional Jokowi-JK, yang kerap menjadi polemik di kalangan Islam. Bahkan, media massa Islam terus membeberkan sepak terjang Direktur Megawati Institute itu. 

Ketua Indonesia Conference on Religion and Peace itu dituding sering melecehkan Islam, dengan pernyataan-pernyataan kontroversial. Situs Islam, globalmuslim menyebut Siti Musdah Mulia sebagai “Sang Pahlawan Homoseksual”. Ketua Yayasan Yap Thiam Hien itu sempat melontarkan pernyataan kontroversial, yakni menegaskan bahwa lesbian dan homoseksual diakui dalam Islam. “Tidak ada perbedaan antara lesbian dan tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan pada keimanan mereka,” tegas Musdah dalam suatu diskusi digelar NGO Arus Pelangi. 

Tak hanya itu, Musdah seperti dikutip The Jakarta Post, bahkan secara tegas menyatakan: “Homoseksual dan homoseksualitas adalah alami dan diciptakan oleh Tuhan, karena itu dihalalkan dalam Islam,” Dalam satu kesempatan, Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Tjahjo Kumolo membeberkan latar belakang dipilihnya Musdah Mulia sebagai Direktur Megawati Institute. Tjahjo mengatakan, Megawati Institute di bawah kepemimpinan Musdah diharapkan terus membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.(intelijen) - 


Kalau sudah begini, bagaimana cita-cita bangsa Indonesia yang cinta damai dan ingin menjadi manusia seutuhnya yang berkemanusiaan yang adil dan beradab dapat tercapai? Sementara disalah satu capres ada kelompok-kelompok yang pro dengan asusilaism.

GAWAT BAHH.. PRABOWO - HATTA AKAN BERI HAK POLWAN BERJILBAB

Ternyata asumsi Prabowo anti terhadap masalah Hak Asasi Manusia (HAM) terjawab sudah. Dalam komitmen yang bisa ditelusuri Timses menyatakan bahwa Negara tidak boleh menghalangi hak polisi wanita (polwan) untuk berjilbab. Setiap muslimah punya hak untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya tak terkecuali bagi seorang polisi.

Hal itu dikemukakan Anggota Dewan Pakar Timses Prabowo-Hatta Hidayat Nur Wahid. Ia mengatakan jika capres-cawapres yang diusung Koalisi Merah Putih itu terpilih, dia yakin hak itu akan diberikan kepada polwan.

Sebab, negara harus menjamin kebebasan warganya dalam menjalankan keyakinan masing-masing sesuai agama yang dipeluk.

“(Berjilbab) Itu hak asasi. Polwan harus diberikan haknya untuk menjalankan keyakinan mereka,” kata dia kepada Republika, Kamis (5/6).

Menurutnya, hak berjilbab juga harus diterapkan di semua instansi pemerintahan. Baik TNI, Polri, PNS atau yang lain. Sebab, kata dia, berjilbab tidak akan pernah mengganggu profesionalitas perempuan dalam bekerja.

Justru mereka akan merasa semakin nyaman dan tenang saat menjalani pekerjaan karena telah memenuhi kewajibannya.

“Jadi tidak hanya untuk polisi. Kita akan terus mendorongnya karena itu bagian dari hak asasi,” ujarnya. (ROL)

BLACK CAMPAIGN: PRABOWO 'BUDAK' AMERIKA, PADAHAL SAMPAI SEKARANG GAK BISA DAPAT VISA DARI AS

Beredarnya video adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikoesumo saat di Amerika, kemudian diartikan Prabowo pro Amerika, menurut saya tindakan orang panik yang sudah tidak punya bahan untuk kampanye hitam untuk menjelekkan Prabowo. Hal yang sepele saja kalau Prabowo Pro Amerika, kenapa sampai hari ini dia tidak bisa masuk amerika atau tidak diberi visa oleg amerika?

Hal kedua, silakan cari di google atau berita dimana pun, pernahkah Prabowo bertemu Dubes atau petinggi Amerika?, Lalu bandingkan dengan Jokowi seberapa sering dia bertemu dengan Dubes Amerika.?. Mengapa jadi sekarang kok dibalik-balik. Bagaimana hubungan James Riyadi , orang yang disebut-sebut sebagai bandar Jokowi dengan Bill Clinton? Siapa orang Indonesia yang ikut mendanai Bill Clinton?

Kemudian dalam hubungan keluarga, Hasjim itu pengusaha. Kalau Prabowo itu jadi pengusaha setelah pensiun, sedangkan Hashim sejak tahun 1980-an sudah jadi pengusaha.

Kebetulan usaha Hashim itu berangkat atau basisnya pada perdagangan internasional imbal dagang barang. Apakah bisa Hashim yang hanya pidato di luar negeri kemudian disamakan dengan sikap Prabowo.?. Lantas Apakah Probosoetedjo sama dengan Pak Harto, Rachmawati atau Guruh sama dengan Megawati?. Kita ambil contoh Rachmawati sekarang dukung Prabowo, apakah bisa dikatakan Megawati juga dukung Prabowo? Apakah Gus Solah sama dengan Gus Dur?

Marilah kita berfikir jernih, jangan dibodohi antek-antek asing dan para agen Neolib dengan membolak-balikkan fakta dengan memutar video-video yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan Prabowo.

Saya akan menggunakan logika akal sehat saja. Perusaahan Amerika (Yahudi) Rotschild pernah mengajak Hasjim untuk mengambilalih perusahaan Bakrie, dalam sengketa Roscgild dengan Bakrie .Nah atas upaya keras Bakrie melawan Roscild, akhirya Roschild (yang memang tidak jadi kerjasama dengan Hasjim) tidak berhasil mengambil alih perusahaan Bakrie.

Hingga hari ini Rotschlid jadi musuh bebuyutan Ical dan keluarganya. Dulu waktu Prabowo belum koalisi dengan ARB (Ical), Hasjim juga diserang soal berita-berita bahwa dia sebetulnya Yahudi, karena pernah ada berita bahwa Hasjim kerjasama dengan Roschlid. Nah sekarang setelah Ical yang jadi musuh bebuyutan pengusaha Yahudi ke Prabowo. Trus Kesimpulannya bagaimana?

Kalau kita mau jujur yang dulu nyerang Prabowo karena Hashim pernah berhubungan dengan Roschild harusnya, ya ngomong kayak gini nih ..”Prabowo melawan Yahudi” kan ada Ical yang menjadi musuh Rotschlid. Nah sekarang faktanya malah dibalik-balik. Dicari lagi video-video lama.

Kalau Prabowo sampai SMA di Amerika , berarati Pro Amerika , tentu ini juga pembodohan yang luar biasa. Lalu apa bedanya Jokowi yg menyekolahkan anak-anaknya dari SMP sampai Kuliah di luar negeri.? Kemudian baca status saya sebelumnya, bagaimana Prabowo menolak mentah-mentah IMF, bahkan dia yg hanya menantu Pak Harto sampai pergi ke Timur Tengah untuk mencari dana pengganti yg akan dipinjamnkan IMF.

Sayangnya Pak Harto tidak berdaya melawan IMF, hingga hancur ekonomi kita sampai saat ini. Dan ujungnya Pak Harto malah menuduh mantunya itu sebagai “pemberontak” karena tidak pro Amerika. Pak Harto bukan saja yang menelpon Habibie supaya memecat Prabowo, tapi Pak Harto juga yang menghendaki Prabowo tidak jadi menantunya.

Mengapa Prabowo hingga kini harus berdarah-darah (rugi gak karu-karuan) untuk tetap mempertahankan PT Kiani Kertas (PT Kertas Nusantara), karena dari jaman Pak Harto lokasi yang sekarang jadi perusahaan kertas dan Pulp Prabowo itu (bereau -Kalimantan Timur) itu sudah lama di incar Amerika untuk dijadikan pangkalan perang Amerika.

Bahkan salah satu penyebab jatuhnya Pak Harto, juga karena tidak memberikan tempat itu ke Amerika. Ada tiga lokasi yang dibidik Amerika, yaitu Bereau (yang sekarang jadi tempat usaha Prabowo itu), Papua, dan di Kepulauan Riau .

Bagaimana Prabowo yang kehilangan segala-galanya karena melawan Amerika, kok bisa dikatakan Pro Amerika. ayolah kita befikir cerdas. Oh ya tambahan informasi, tanyalah Pada Jenderal yang sekarang berdiri di belakang Jokowi siapa yang punya rumah di Amerika?.

Siapa ysng belum lama ini bolak-balik ke Amerika rapat dengan Freeport supaya dapat saham Freport saat Freport memperpanjang kontraknya nanti?.

Sebagai tambahan, pernah suatu malam dalam diskusi panjang saya dengan Prabowo di rumahnya , dia mengatakan mengapa Amerika memusuhinya , dia mengatakan, “karena saya terlalu banyak tahu”. Marilah Kita Cerdas Memilih Pemimpin. Jadi Pemimpin seperti apa yang mau anda pilih?

Nanik S Deyang (Jurnalis) Di http://www.mediaprabowo.com/marilah-kita-cerdas-memilih-pemimpin/

NASIB PSK DOLLY, MENUNGGU TANGAN AJAIB 'KEMENANGAN' JOKOWI-JK

Front Pekerja Lokalisasi (FPL) Dolly-Jarak kembali mengeluarkan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah.

Diantaranya menolak penutupan dan membatalkan rencana penutupan lokalisasi Dolly-Jarak. Disamping itu, FPL juga menolak diskriminasi, intimidasi yang ditujukan ke lokalisasi.

Selanjutnya FPL meminta penghentian sweeping, pemasangan CCTV, dan Razia yang dilakukan Satpol PP dan aparat kepolisian serta TNI.

"Penghuni dan Pekerja lokalisasi Dolly-Jarak seperti dimatikan dengan kegiatan2 oleh aparat keamanan tersebut," kata Slamet, penguru Humas FPL Dolly-Jarak, Kamis (5/6/2013).

FPL, dikatakan Slamet, meminta adanya pengusutan dugaan pemalsuan identitas peserta kursus ketrampilan.

Karena ternyata peserta kursus ketrampilan bukanlah pekerja lokalisasi Dolly-Jarak.

Dugaan penyalahgunaan anggaran pelatihan yang tidak tepat sasaran.
PSK Dolly Minta Lokalisasi Dilegalkan


Kemudian FPL menurut Slamet meminta pemerintah membuat payung hukum untuk melindungi wilayah lokalisasi sehingga mendapatkan kepastian hukum dan terpenuhinya hak-hak sebagaimana tercantum dalam konstitusi negara.

"Dengan demikian, penghuni dan pekerja lokalisasi tidak selalu dihantui kekhawatiran kena penertiban. Mudah-mudahan Pemerintah memenuhi keinginan kami," tutur Slamet.


Sumber: Tribune

Nasib lokalisasi PSK Dolly memang tinggal menunggu waktu, apalagi pemkot Surabaya bersama pemprov Jatim sudah kekeh akan melakukan penutupan.

Tapi sabar aja selama masih ada PDIP dan koalisinya serta kader-kader militannya seperti wakil walikota SUrabaya yang juga ketua PDIP Surabaya, masa depan pelacuran dan tempat maksiat sejenis masih ada harapan. Makanya berjuanglah jangan Prabowo-Hatta dan koalisi Islamnya menang.

Selasa, 03 Juni 2014

GAWAT, IQ PRABOWO 152

Calon presiden nomor urut satu Prabowo Subianto memiliki IQ (intelligence questions) 152. Demikian hasil tes psikologi Prabowo saat tes kesehatan calon presiden beberapa waktu lalu.

"Satu saya dengar, yang belum didengar umum, karena pemimpin mendatang meringkankan beban kita. Dan berita gembira bagi kita, hasil tes psikologi capres, bahwa IQ Pak Prabowo, dalam tes itu 152," ungkap Wasekjen PKS Fahri Hamzah saat menghadiri peresmian tim kampanye Prabowo-Hatta di Kalimantan Tengah, Senin (2/6/2014).

Dia membandingkan IQ rata-rata orang di dunia. Menurutnya, rata-rata IQ dunia, 91 sampai 111. "Sudah dianggap luar biasa 120 sampai 130, bayangkan kalau 152, itu kategori pemimpin jenius," ujarnya.

"Bapak-bapak, saudara-saudara sekalian, hanya pemimpin cerdas, jenius, yang mampu memikul beban rakyat, pemimpin tidak cerdas, apa lagi tidak memadai, hanya jadi beban pikiran rakyat. Anda mau pemimpin beban pikiran, atau memikul beban kita," tukasnya.[yeh]

BENARKAH, JOKOWI CAPRES TIPU-TIPU..?

Pemirsa televisi disuguhi tayangan film rekayasa yang memperlihatkan Jokowi-JK seolah-olah sedang makan bersama wong cilik (rakyat kecil). Memang untuk kepiawaian dalam merekayasa ‘pencitraan’ bagi pasangan capres/cawapres, sepantasnya kita layak memberi acungan jempol kepada tim sukses Joko Widodo-Jusuf Kalla. Seakan tak ada habis-habisnya ide tim sukses Jokowi-JK dalam upaya memoles citra jago unggulan mereka agar terlihat “wah” dan“wow” di mata masyarakat calon pemilih pada pilpres 2014.

Soal suara sumbang dari banyak kalangan yang mengatakan bahwa ‘pencitraan’ itu sejatinya adalah penipuan terorganisir terhadap rakyat, tak usah dihiraukan. Bak peribahasa “Anjing Menggonggong Kafilah Tetap Berlalu” pencitraan terhadap Jokowi pun ternyata masih terus dilakukan, dan berlangsung dari sejak Jokowi masih menjabat sebagai Walikota Solo sampai sekarang.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jokowi saat melakukan “blusukan” ke pasar-pasar, ke lokasi banjir dan lain sebagainya ‘tak pernah tanpa wartawan’. Melainkan selalu diikuti dan diliput oleh puluhan wartawan dari berbagai media TV, cetak dan online yang sengaja diajak untuk memberikan full covering demi untuk menciptakan citra positif dan merakyat bagi seorang Jokowi.

Kreatifitas timses Jokowi tak hanya piawai dalam mengemas berita blusukan Jokowi saja. Bahkan kini, saat Jokowi-JK maju sebagai pasangan capres/cawapres didukung oleh PDIP, Nasdem, PKB, Hanura dan PKPI, tim sukses Jokowi nampak semakin kreatif saja dalam membuat berita pencitraan.

Salah satunya adalah saat tim sukses Jokowi-JK membuat syuting film yang ingin menunjukkan kepada masyarakat calon pemilih bahwa pasangan ini merakyat dan dekat serta perduli dengan wong cilik. Maka dibuatlah syuting film yang bertema Jokowi-JK Makan Bersama Wong Cilik. Berikut ini adalah adegan syuting film tersebut yang tertangkap oleh kamera foto:

Persiapan syuting film “Jokowi-JK Makan Bersama Wong Cilik”

Jokowi-JK sudah siap makan bersama Wong Cilik
[KabarNet/adl]

DILUAR KESEDERHANAAN ITU Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier (INACA) Tengku Burhanudin memperkirakan tarif sewa pesawat Boeing 737-900 Batik Air yang digunakan Joko Widodo berkisar Rp 120-150 juta per jam. “Namun angka itu tak pasti karena tergantung berbagai hal lainnya,” ujarnya ketika dihubungi, Ahad, 4 Mei 2014. (Baca: Hari ini, Jokowi Temui Ulama Jawa Tengah)
Sewa Pesawat Jokowi Diprediksi Rp 150 Juta per Jam  
Ia menjelaskan tarif sewa atau carter pesawat terbang akan berbeda-beda berdasarkan sejumlah faktor. Beberapa hal di antaranya jenis pesawat yang digunakan, posisi atau kota keberangkatan, kota tujuan penerbangan, posisi pesawat sebelum penggunaan, maupun durasi pesawat menunggu sebelum kembali terbang. (Baca: Ketepatan Terbang Batik Air Paling Tinggi)

Tiap maskapai penerbangan, menurut Tengku, juga mempunyai perhitungan masing-masing mengenai besaran biaya yang ditetapkan kepada penyewa dalam penggunaan pesawat. Soal jumlah kapasitas penumpang yang dapat terangkut pun dapat menjadi variabel tertentu dalam memperhitungkan penawaran sewa pesawat.

Begitu juga durasi menunggu oleh pesawat. Tengku mencontohkan, jika pesawat menunggu lebih dari satu jam, penyewa biasanya dapat dikenakan biaya ekstra 20-40 persen dari tarif sewa. “Tapi tarif juga bisa menjadi lebih murah bergantung pada kesepakatan dan lama pemakaian yang dibutuhkan oleh penyewa,” tuturnya.

Pernyataan ini menanggapi kunjungan calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Jokowi, menemui sejumlah ulama di Jawa Timur, Jawa tengah, dan Yogyakarta dengan menyewa pesawat Boeing 737-900 milik Batik Air, Sabtu lalu. Penggunaan pesawat yang merupakan anak usaha dari Lion Air milik Wakil Ketua Umum PKB Rusdi Kirana ini sontak menimbulkan spekulasi soal koalisi di antara kedua partai.

MAYA NAWANGWULAN http://pemilu.tempo.co/read/news/2014/05/04/269575258/Sewa-Pesawat-Jokowi-Diprediksi-Rp-150-Juta-per-Jam

KALAU sudah begini apa namanya yaa...? 

Minggu, 01 Juni 2014

Jokowi Curi Start Kampanye pilih nomor 2 Saat Pidato di KPU, Kubu Prabowo Lapor Bawaslu, Bawaslu nilai pelanggaran

Kubu calon presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, menilai Joko Widodo alias Jokowi telah melakukan curi start kampanye. Tudingan itu menanggapi seruan Jokowi yang mengajak rakyat memilih nomor urut 2 di Pilpres nanti.

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Sukses Prabowo-Hatta, Ahmad Yani, akan melaporkan kejadian ini ke Bawaslu. Jokowi mendahului jadwal kampanye yang ditetapkan KPU.

"Terjadi pelanggaran serius, hari ini capres nomor dua sudah berkampanye dalam pidatonya. Kita ingin segera melapor dan di depan Bawaslu baru beberapa menit, Ketua KPU mengatakan tidak boleh menggunakan tenggang waktu sampai kampanye itu," kata Yani kepada wartawan di KPU, Jakarta, Minggu (1/6).

Yani menjelaskan, sesuai jadwal KPU, capres dan cawapres baru boleh berkampanye pada tanggal 4 Juni hingga 5 Juli 2014.

"Tadi jelas, Pak Jokowi sudah mulai mencuri start. Sudah melakukan pelanggaran terhadap aturan yang disepakati yaitu mendahului jadwal kampanye dengan mengajak untuk memilih nomor dua," jelas Yani.

Apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya termasuk kategori kampanye karena bersifat mengajak untuk memilih nomor dua. Yani mendesak Bawaslu untuk segera mengambil sikap atas pelanggaran kampanye yang dilakukan Jokowi.

"Kita tinggal menunggu langkah-langkah yang akan diambil Bawaslu. Bawaslu harus menindaklanjuti, harus diberikan punishment. Kalau tidak, buat apa kita buat aturan," tegasnya.

*http://www.merdeka.com/politik/kubu-prabowo-hatta-jokowi-curi-start-kampanye-pelanggaran.html


Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak angkat bicara terkait pidato capres Jokowi usai pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apa yang disampaikan Jokowi saat pidato dan mengajak untuk memilih nomor dua masuk dalam kategori pelanggaran kampanye. Sebab, jadwal kampanye baru dimulai dari tanggal 4 Juni hingga 5 Juli nanti.

"Bisa juga kampanye, karena ajakan," kata Nelson kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (1/6).

Nelson menegaskan, pihaknya akan merapatkan masalah ajakan Jokowi yang masuk kategori ajakan itu di internal Bawaslu.

"Kita akan lihat ini, apakah melampaui rambu-rambu. Ini akan saya bicarakan, ini memenuhi satu unsur kampanye, ajakan," jelas Nelson.

Diketahui sebelumnya, pasangan capres Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat nomor urut dua dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Jokowi memaknai angka dua sebagai keseimbangan.

Di akhir pidato singkatnya, tiba-tiba Jokowi menyampaikan ajakan pada rakyat untuk memilih mereka. Padahal, ajakan memilih atau yang sejenisnya hanya boleh diserukan saat masa kampanye.

"Untuk menuju Indonesia yang harmoni dan seimbang, pilihlah nomor dua," kata Jokowi.

*http://www.merdeka.com/politik/jokowi-serukan-pilih-nomor-2-bawaslu-nilai-pelanggaran.html


SUMBER: PIYUNGAN

INILAH VIDEO PIDATO PRABOWO - JOKOWI 3 MENIT DI KPU | NYATA BEDANYA

Hari ini, Minggu (1/6/2014) pukul 14.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut satu, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat nomor urut dua.

Usai pengundian nomor urut, KPU memberi waktu 3 menit untuk masing-masing pasangan capres-cawapres untuk memberikan sambutan/pidato singkat.

Inilah video pidato masing-masing capres:
(link: http://www.youtube.com/watch?v=TuKtjMzudFw)


Bagaimana kesan dan penilaian anda setelah menyaksikan Pidato kedua capres?

Salah seorang yang menyaksikan secara live di tv memberi penilaian via akun twiternya, @suryadelalu, berikut kesan dan tanggapannya :

Pidato pertama bagi capres itu penting. Memberi kesan yg lekat, seperti apa gambaran sang calon pemimpin..

Prabowo menyapa org2 di ruang KPU, salam bagi muslim, kristiani, hindu, budha, & salam sejahtera bagi semua. Simbol itikad bagi keragaman..

Seorang pendeta dari Bali mengaku pas menyetel TV saat Prabowo menyapa Om Swastiyastu. Nah saat Jokowi pidato, sudah siap2 menjawab, malah tak ada..

Pidato 3 menit itu digunakan Jokowi utk ucapkan syukur & bersalawat atas nabi, keluarga, para sahabat dan mukminin-mukminat..

Tentu, salawat & doa itu bagus. Tapi ada warga bangsa yg tak merasa disapa. Apalagi bila salawat diucapkan dlm aksen yg terkesan dipaksakan.

Pidato pertama Prabowo dimulai dg menyapa rakyat dari beragam keyakinan. Pidato Jokowi, berusaha menunjukkan bhw dia muslim. Beda!

Lebih lanjut Prabowo ungkapkan perihal keikutsertaannya berkompetisi menuju RI 1. Namun menegaskan bhw akan hormati apapun keputusan rakyat.

Pidato pertama Prabowo sbg capres, akan berkompetisi & hormati keputusan rakyat. Pidato pertama Jokowi, tentang nomor urut 2.. Beda!

Penting bg Capres utk jaga proses demokrasi berlangsung dlm harmoni. Tanpa hrs jelaskan hubungannya dg nomor urut. Siap menang siap kalah.

Adapun halnya Jokowi, mungkin ada yg membisiki agar memanfaatkan momentum utk kampanye. Hingga di akhir pidato terucapkan "Pilih no 2!".

Kata2 berbau kampanye dlm momen seperti tadi malah terkesan kurang simpatik..

Gesture jg penting saat kata demi kata terucapkan. Capres hanya perlu ekspresikan apa yg dirasa. Hanya dg itu dia bisa tampil ok..

AMPUN DORO... JOKOWI DISAMAKAN DENGAN RASULULLAH, YESUS DAN UMAR BIN KHATTAB

Pendukung JKW-JK yang dulu jasmev bermetamorfosis menjadi Projo (Pro Jokowi) kian hari tambah mengGILA... Bukan saja akun twitter dan facebook mereka saja yang berubah menjadi (mengesankan) Islami, mereka kini malah membuat web/blog dengan tema-tema jokowi yang diluar nalar dan hanya bisa dipahami oleh spesies alien.

Bayangkan saja Jokowi disamakan dengan Rasulullah, sementara para Sahabat saja tak berani menyamakan dirinya dengan Baginda Rasul, ada juga yang menyatakan seperti Sahabat Rasulullah Umar bin Khattab... Na'udzubillah..., 
bahkan Jokowi juga mirip Yesus Kristus... ini haduuuuuh haduuuhh haduuuh Haleluya... !! 

Hei anda yang merasa para Pencari Nasi Bungkus cari simpati dari umat beragama sah-sah saja tapi gak usah LEBAY gini juga kali.

INI bukan fitnah men (Kampanye Negatif, mungkin), dan gada untung gue fitnah 'banteng krempeng' (meniru Megawati, pen) kayak dia, silahkan cek aja pakai mesin mbah google dengan key: blusukan jokowi seperti rasulullah nabi


AWASI KHUTBAH DI MASJID, MUI: PDIP DAN TIM JOKOWI ANCAMAN BAGI DEMOKRASI DAN BANGKITKAN FASISME

Kader PDI Perjuangan Jakarta Timur yang beragama Muslim diperintahkan untuk memantau materi khotbah Jumat, untuk memastikan apakah ada kampanye hitam atau tidak terhadap pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Bahkan bukan tidak mungkin, kader PDIP di seluruh Indonesia mendapat perintah yang sama.

Instruksi PDIP tersebut terus dipersoalkan. Karena pengawasan terhadap materi khotbah Jumat dikhawatirkan akan menimbulkan fragmentasi sosial di tengah masyarakat. Selain itu, bisa juga menimbulkan kesan seolah-olah para khatib selama ini dijadikan sebagai agen politik dari suatu kepentingan politik tertentu.

Padahal, fungsi masjid adalah tempat suci dimana orang berupaya mendekatkan diri pada Sang Pencipta.

"Kenapa tidak sekalian sweeping saja? Kenapa mesti mengirim 'tukang intip'? Saya khawatir, ini bisa dilihat masyarakat sebagai upaya pengembalian rezim otoriter dengan masuknya intervensi ke rumah-rumah ibadah," jelas Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh P. Daulay sesaat lalu (Jumat, 30/5).

Karena itu, tindakan melakukan pengawasan terhadap ceramah para khatib sangat provokatif. Ada kesan seolah-olah seseorang sedang dizalimi. Padahal, lanjut Saleh, sampai saat ini belum ada bukti bahwa ada black campaign yang dilakukan di atas mimbar-mimbar Jumat.

"Lagi pula, yang potensial memanfaatkan masjid itu ya tim Jokowi-JK. Bukankah Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesia adalah JK? Jaringan mesjid se-Indonesia itu dikuasai JK. Merekalah yang paling mungkin memanfaatkan masjid-masjid untuk hal-hal seperti itu," sambung Saleh.

Menurutnya, tindakan mengawasi khatib lebih berbahaya dari kampanye hitam. Sebab, tindakan pengawasan itu sendiri sudah bagian dari kampanye hitam. Tidak tanggung-tanggung, yang dituduh melakukan kampanye hitam adalah para ustadz yang selama ini bekerja keras membina umat.

Selain itu, para penggagas pengawasan terhadap khotbah dipastikan tidak memahami fungsi mesjid secara baik. Tidak juga memahami esensi dakwah Islam. Demi kepentingan politik sesaat, mereka dengan mudah melemparkan tuduhan yang tidak bertanggung jawab.

"Fungsi masjid itu banyak. Selain untuk ibadah, masjid juga sering difungsikan untuk pemberdayaan umat baik dalam bidang ekonomi, budaya, sosial, dan juga politik. Mesjid tidak pernah difungsikan untuk menyebar fitnah. Para ustadz pasti tahu bahwa menyebar fitnah adalah perbuatan keji," demikian Saleh. [zul]

*sumber: http://m.rmol.co/news.php?id=157469



Beberapa bulan sebelum peritiwa Tanjung Priok meledak, khotbah Jumat diawasi oleh yang berwajib. #kilassejarah

Materi kutbah mesti disensor dulu oleh pihak yang berwajib. Para khotib yang dianggap melawan negara dilarang khutbah. #kilassejarah

Tentu saja pemantauan khotbah Jumat itu terjadi di era Orde Baru, ketika demokrasi tertutup n militer berkuasa penuh. #kilassejarah

Terhadap pemantauan khutbah n penyensoran materi khutbah tentu menimbulkan gejolak. Dan itulah yg diharapkan o rejim saat itu. #kilassejarah

Keresahan berada dipermukaan walaupun tak tampak. Kasak kusuk terdapat di pelosok Jakarta. #kilassejarah

Keresahan itu kemudian meledak di Tanjung Priok. Perangkap Jendral Benny Moerdani berhasil. #kilassejarah

Maka paska kerusuhan di Tanjung Priok, tokoh2 Islam yang kritis ditangkap n dijebloaskan ke penjara, seperti AM Fatwa, Abdulqodir Jaelani.

Sekarang, Peristiwa Tanjung Priok telah lama berselang. Dan, anehnya, di zaman demokrasi ini khutbah Jumat dipantau. #kilassejarah

Dengan pemantauan ini, tentu menimbulkan keresahan di masyarakat, saling curiga mencurigai akan terjadi #kilassejarah

Belum menjadi pihak yang berkuasa, tapi kubu Jokowi sdh seperti pihak yg berkuasa: mengatur mana khutbah yg boleh n tidak. #kilassejarah

Ini merupakan bahaya bagi demokrasi, ketika khutbah dicurigai sebagai penyebar kebencian, para khotib dianggap sbg penyebar permusuhan.

Bahasaya fasisme sipil yg dipertunjukan oleh kubu Jokowi ini tak kalah berbahayanya dg fasisme militer: mengekang kebebasan. #kilassejarah

Tak masuk akal, sebuah timses capres bertindak seolah2 sebagai polisi. Ini tentu ancaman bagi demokrasi. Bgm klu berkuasa? #kilassejarah

Sebuah timses capres, berlaku sebagaimana Opsus pada era Orba yg melakukan pengintelan terhadap aktivitas warga. #kilassejarah

Cara2 Orbais seperti tentu saja tujuan akhirnya menciptakan keresahan u menciptakan ledakan di masyarakat. #kilassejarah

Kalau nanti meledak seperti Tanjung Priok, maka provokasi itu akan berhasil. #kilassejarah

Sekali lagi, taktik Ken Arok akan ada dimana2. #kilassejarah

*sumber: http://chirpstory.com/li/209963

Ketua Majelis Ulama Indonesia Amidhan mengatakan, pengawasan yang dilakukan oleh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap khatib di masjid, sangat melukai perasaan umat Islam.

“Pengawasan itu sangat melukai umat Islam, sejak kapan mereka menjadi polisi agama?” tanya Amidhan di Jakarta, Jumat (30/5). Menurut dia, hal biasa kalau soal bicara politik di masjid, yang tidak boleh adalah kampanye mengajak salah satu pasangan capres dan cawapres.

“Mengapa pengawasan hanya dilakukan di masjid, sedangkan gereja, pura, vihara dan lainnya tidak,” kata dia lagi. Menurut dia tidak adil, jika umat Islam mendapat perlakuan seperti itu. Lagi pula, khatib yang memberi khutbah di masjid tahu mengenai batasan untuk tidak berkampanye.

Anggota Tim Sukses Jokowi-JK Eva Kusuma Sundari mengatakan, pihaknya memang meminta kepada kader partai yang beragama Islam untuk melakukan aksi intelijen terhadap masjid-masjid. Eva beralasan kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi- Jusuf Kalla banyak terjadi di masjid-masjid. Kader PDIP juga diminta untuk merekam khutbah khatib di masjid. Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (Antara/suara.com)


Cara-cara PDIP ini mengingatkan cara Orba di periode 1970-1980-an. Saat itu setiap masjid diminta memberikan daftar khatib yang akan berbicara di khutbah Jumat. Bahkan di masjid-masjid tertentu rezim Orba sampai meminta bahan yang akan dikhotbahkan. Saat itu para pengurus masjid (DKM) harus melaporkan hal itu kepada Dinas Sospol setempat. [gus]

*sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/2105072/pdip-inteli-masjid-se-indonesia#.U4h4nbEZOsg

*http://suara.com/news/2014/05/30/190237/mui-protes-rencana-pdip-mengawasi-khutbah-di-masjid/

KALAU MASJID HARUS DIAWASI, MAKA AWASI JUGA DONK GEREJA, PURA DAN WIHARA, KARENA SEPERTI PEMILIHAN GUBERNUR JAKARTA YANG LALU 99% KRISTEN DAN CHINA DUKUNG JOKOWI - AHOK.

PP MUHAMMADIYAH MENGECAM TIM JOKOWI MATA-MATAI MASJID

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay menentang adanya pengawasan terhadap khatib dan khotbah Jumat untuk memantau kemungkinan adanya "kampanye hitam" di dalam masjid.

"Pengawasan terhadap khatib dan khotbah Jumat dikhawatirkan akan menimbulkan fragmentasi sosial di tengah masyarakat. Selain itu, bisa juga menimbulkan kesan seolah-olah para khatib menjadi agen politik dari suatu kepentingan politik tertentu," kata Saleh Partaonan Daulay melalui pesan singkat di Jakarta, Jumat.

Menurut Saleh, masjid sebagai tempat suci berfungsi sebagai sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Karena itu, tindakan pengawasan terhadap ceramah para khatib sangat provokatif.

"Kenapa tidak sekalian 'sweeping' saja? Kenapa mesti mengirim tukang intip'? Saya khawatir, ini bisa dilihat masyarakat sebagai upaya pengembalian rezim otoriter dengan masuknya intervensi ke rumah-rumah ibadah," tuturnya.

Saleh menduga pernyataan mengenai pengawasan terhadap khatib dan khotbah Jumat untuk menimbulkan kesan seolah-olah seseorang sedang dizalimi. Padahal, sampai saat ini belum ada bukti kampanye hitam yang dilakukan di atas-atas mimbar Jumat.

"Lagi pula, yang potensial memanfaatkan masjid itu ya tim Jokowi-JK. Bukankah ketua umum Dewan Masjid Indonesia adalah JK? Jaringan masjid se-Indonesia itu dikuasai JK. Merekalah yang paling mungkin memanfaatkan mesjid-mesjid untuk hal-hal seperti itu," kata Saleh.



Sumber: rol

GILA JOKOWI: MENGEMIS DAN MEMBERI PENGEMIS DENDA RP 1 JUTA & RP 20 JUTA, (KECUALI) TIM KAMPANYE JOKOWI?

Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. jika berbicara ia berbohong, jika berjanji ia ingkar, dan jika dipercaya ia berkhianat.
Jokowi bikin aturan, di ingkari sendiri. Denda Rp 20 Juta untuk orang yang memberi pengemis. Tapi kalau Capresnya yang Ngemis-ngemis dana, gimana bro? KagaK paham ane dengan mas Joko ini.

Jokowi menyebutkan aturan denda itu bukan mengada-ngada. Gubernur DKI Jakarta mengingatkan kepada warga Jakarta untuk tidak memberikan uang ke pengemis atau juga orang jalanan. Jika tidak mereka akan didenda Rp 20 juta.
Jokowi menyebutkan aturan denda itu bukan mengada-ngada. Sebab sudah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 8/2007 tentang Ketertiban Umum.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi mengingatkan risiko pemberi sedekah di jalanan. Mengutip salah satu pasal dalam Peraturan Daerah (Perda) No 8/2007 tentang Ketertiban Umum, Jokowi menegaskan pemberi sedekah di jalanan bisa didenda Rp20 juta.



Ilustrasi, Pengemis Jalanan di Jakarta

"Memang ada sanksi, tapi kalau ketangkap. Kalau tidak ketangkap siapa yang mau didenda. Maksimal dendanya sampai Rp20-an juta," jelas Jokowi di Balaikota Jakarta, Jumat (29/11).

Pasal yang tercantum mengatur larangan memberi pengemis itu tertuang dalam Pasal Pasal 40 Peraturan Daerah (Perda) No 8/2007 tentang Ketertiban Umum. Di sana berbunyi Setiap orang atau badan dilarang:

a. menjadi pengemis, pengamen, pedagang asongan, dan pengelap mobil;

b. menyuruh orang lain untuk menjadi pengemis, pengamen, pedagang asongan, dan pengelap mobil;

c. membeli kepada pedagang asongan atau memberikan.

"Setiap orang atau badan yang melanggar ketentuan Pasal 40 huruf a, huruf c, Pasal 51, Pasal 54 ayat (2) dan Pasal 57 dikenakan ancaman pidana kurungan paling singkat 10 (sepuluh) hari dan paling lama 60 (enam puluh) hari atau denda paling sedikit Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) dan paling banyak Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah)," begitu isi pasal itu yang dikutip Jaringnews.com.

SUMBER:

http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/52385/jokowi-beri-uang-ke-pengemis-denda-rp-juta-mau-
http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/06/jangan-memberi-uang-kepada-pengemis-jika-tak-ingin-didenda-rp-1-juta
(Chm / Nvl)



SEMENTARA ITU Relawan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla bernama Jokowi-JK Bangkit untuk Perubahan (JJ-Bangkit), membuat gebrakan.
Relawan dari berbagai segmen pemuda dan yang diinisiasi Garda Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa itu, mengajak segenap komponen kaum muda di seluruh penjuru tanah air, untuk menggalang solidaritas bersama melalui "Gerakan 1000 Rupiah Jokowi-JK untuk Perubahan Indonesia".

Mereka menggelar aksi penggalangan dana di dekat Markas PKB, di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (25/5).

"Mari kita gelorakan budaya gotong royong melalui gerakan ini untuk membantu pemenangan Jokowi-JK di seluruh wilayah Indonesia. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi perjuangan kita. Bersama kaum muda, JJ-Bangkit untuk menang," kata Koordinator JJ-Bangkit.

Sekjen DKN Garda Bangsa Abdul Malik Haramain mengajak untuk mendukung dan merestui Jokowi – JK memenangkan pemilihan presiden 2014.

Menurut Malik, gerakan ini dilakukan karena warga paham dan rindu akan pemimpin yang tidak berjarak dengan masyarakat.

"Kita rindu pemimpin yang bersih, rindu pemimpin yang tidak punya masalah. Kita dorong Jokowi-JK memimpin Indonesia lima tahun ke depan," katanya.

Dalam kesempatan itu, politisi PKB Sandi Nayoan mengajak masyarakat untuk memberikan donasi Rp 1000 kepada Jokowi.

"Ini merupakan gerakan untuk memperoleh presiden dan wakil presiden yang amanah tanpa melakukan politik uang," ungkap Sandy.

SUMBER:
http://www.republika.co.id/berita/pemilu/menuju-ri-1/14/05/25/n64k42-gerakan-seribu-rupiah-untuk-sumbang-jokowi
http://www.indopos.co.id/2014/05/102212.html


Kalau sudah gini, bagaimana kita menilai konsistensi jokowi dalam meNegakkan hukum..?
Apakah mengemis dibenarkan untuk kepentingan Politik Jokowi? Namun haram bagi kepentingan wong cilik dalam menyambung hidup?
Atau ini semua hanya sekedar kamuflase (pura-pura miskin) agar mendapat simpati publik..?
Apapun alasannya, bukankah ini bagian dari kemunafikan?

#TOLAK_CAPRES PURA PURA

JOKOWI MINTA RELAWAN BEBERKAN KELEBIHANNYA DAN KEKURANGAN LAWANNYA

Calon presiden Joko Widodo meminta seluruh relawan bekerja aktif jelang pemilihan presiden pada 9 Juli mendatang. Jokowi meminta relawan untuk door to door sambil bicarakan kelebih-kelebihan dirinya dan kelemahan lawannya.

"Ceritakan kepada mereka kelebihan kita dan kekurangan lawan," ujar Jokowi di Hotel Mercure, Banjarmasin, Minggu (25/5).

Jokowi mengakui Jokowi-JK selalu unggul dalam banyaknya survei. Namun, Jokowi meminta agar simpatisan dan relawan tidak gampang puas dengan adanya survei tersebut. Untuk itu, Jokowi meminta relawan dan kader bekerja keras untuk mengenalkan pasangan Jokowi-JK dan menyangkal kampanye hitam yang ada.

"Seperti penghapusan tunjangan sertifikasi guru, katakan kalau itu tidak benar, justru malah akan ditambah. Karena isu tersebut terkadang terkait agama dan etnis keluarga juga jadi harus di-clearkan," kata dia.

Mantan wali kota Solo ini menginstruksikan kepada kader untuk bekerja sama dengan relawan. Kerja sama tersebut harus dijalin hingga pemilihan presiden mendatang.

"Harus bekerja sama sampai pemilihan 9 Juli nanti," pungkas dia.


merdeka.com