Jumat, 10 Januari 2014

TANGAN 'CEBOK' DARI SOLO..?

13838302691976415472

Publik sama mengetahui sejak berkontibusi dalam pemilu 1999 hingga menjelang 2014 ini, PDIP belum memiliki prestasi gemilang dalam membangun bangsa, dengan prestasi pemenang di pemilu 1999, bahkan sempat menjadikan Megawati persiden menggantikan Gusdur pasca dekrit. Presiden Megawati malah banyak berseberangan dengan keinginan mayoritas rakyat Indonesia..

Kebijakan kontroversial Megawati bahkan sangat melukai rakyat, mulai dari menaikkan BBM, hingga menjual /privatisasi aset negara semisal Indosat, Telkom, penjualan kapal tanker, hingga rencana privatisasi Pertamina.
Kini setelah hampir 15 tahun reformasi berlangsung, secara umum PDIP masih bermasalah secara integritas, dari berbagai sumber semisal setneg dan lembaga independen PDIP pada tahun 2012 dan 2013 berada pada posisi tiga besar memiliki kader tersangkut korupsi.

Sebagai mana juga diketahui juga, partai ini juga banyak kadernya tersangkut kasus semisal: pemilihan deputi gubernur BI, foto mesum beberapa aleg, juga kepala daerah yang tersangkut korupsi dan sebagian harus masuk ‘pesantren’.
Untunglah kini ada Jokowi yang sedikit memberikan angin kecerahan bagi bangsa, Namun melihat orang-orang yang berada disekitar jokowi  (umumnya PDIP) adalah orang2 penuh masalah (baik integritas maupun moralitas, seperti korupsi ataupun premanisme) baik di daerah maupun pusat, kader2 PdIP umumnya juga orang2 abangan yang jauh dari moralitas yang baik, maka rakyat tentunya masih wait and see… jokowi OK tapi parpolnya NO…???

Wah ini ganjalan…. ganjalan buat PDIP untuk dipercaya dan menang 2014, serta ganjalan buat JOkowi bahwa ia berada di lingkungan yang tidak bersih… 
Ada kecederungan golput yang tinggi, membuat pemilih hanya akan berpartisipasi bila ada kedekatan emosional dengan caleg yang diusung oleh parpol, bukan karena parpolnya.

Masyarakat masih terus melihat dan memastikan, kemampuan Jokowi setahun terakhir dalam menyelesaikan masalah Jakarta (ada indikasi Jokowi belum menyelesaikan hutangnya: banjir, macet, sampah, dan parkir liar), dan aleg-aleg yang menang dari usungan PDIP. Rakyat pasti akan berfikir ulang mempercayakan pemerintahan dengan orang-orang yang disekeliling adalah orang bermasalah seperti rezim MEgawati terdahulu serta SBY sekarang ini.


INGAT: ORANG BERSIH DI LINGKUNGAN KOTOR BIASANYA AKAN JADI KOTOR...!

IMAM ASY-SYAHID HASAN AL BANNA

Hassan al-Banna dilahirkan pada tanggal 14 Oktober 1906 di desa Mahmudiyah kawasan Buhairah, Mesir. Pada usia 12 tahun, Hasan al-Banna telah menghafal al-Qur'an. Ia adalah seorang mujahid dakwah, peletak dasar-dasar gerakan Islam sekaligus sebagai pendiri dan pimpinan Ikhwanul Muslimin (Persaudaraan Muslimin).
Ia memperjuangkan Islam menurut Al-Quran dan Sunnah hingga dibunuh oleh penembak misterius yang oleh banyak kalangan diyakini sebagai penembak 'titipan' pemerintah pada 12 Februari 1949 di Kairo.
Kepergian Hassan al-Banna pun menjadi duka berkepanjangan bagi umat Islam. Ia mewariskan 2 karya monumentalnya, yaitu Catatan Harian Dakwah dan Da'i serta Kumpulan Surat-surat. Selain itu Hasan al-Banna mewariskan semangat dan teladan dakwah bagi seluruh aktivis dakwah saat ini.
Selain itu ia juga dikenal akan cara berdakwahnya yang sangat tidak biasa. Ia terkenal sangat tawadlu dikarenakan ia sering berdakwah di warung-warung kopi tempat oarang-orang yang berpengetahuan rendah berkumpul untuk minum-minum kopi sehabis lelah bekerja seharian. Dan ternyata cara tersebut memang lebih efektif dilakukan dalam berdakwah.[rujukan?]
Haji Agus Salim dalam pertemuan dengan hasan albanna, upaya perjuangan Indoensia Merdeka
Hassan al-Banna yang lahir pada 14 Oktober 1906 di Mahmudiyya, Mesir (utara-barat dari Kairo). adalah seorang guru dan seorang reformis Mesir sosial dan politik Islam, yang terkenal karena mendirikan Ikhwanul Muslimin, salah satu dari abad ke-20 terbesar dan paling berpengaruh organisasi Islam revivalis. Kepemimpinan Al-Banna adalah penting bagi pertumbuhan persaudaraan selama tahun 1930-an dan 1940-an. Ketika Hassan al-Banna berusia dua belas tahun, ia mulai terbiasa mendislipinkan kegiatannya menjadi empat.siang hari di pergunakanya untuk menuntut ilmu di sekolah.kemudian belajar membuat dan membetulkan jam dengan orang tua nya hingga sore.waktu sore hingga menjelang tidur ia gunakan untu mengulang kembali pelajaran sekolah. Sementara membaca dan mengulang-ulang hafalan al-qur'anialakukan seusi salat subuh.jadi tidak mengherankan bila hassan al-banna mencetak prestasi-prestasi gemilang di kemudian hari. pada usia 14 Hassan Al-Banna telah menghafal seluruh al-qur'an. Hassan Al-Banna lulus dari sekolah nya dengan predikat terbaik dan nomor lima terbaik di seluruh mesir. Pada usia 16 tahun,ia telah menjadi mahasiswa di perguruan tinggi darul ulum.demikianlah sederet prestasi hassan kecil. Ayahnya, Syaikh Ahmad al-Banna, adalah seorang imam lokal dihormati (pemimpin doa) dan guru masjid dari ritus Hanbali. Ia belajar di Al-Azhar University (Lia 24, 1998). Dia menulis dan berkolaborasi pada buku-buku tentang tradisi Islam, dan juga memiliki toko di mana ia memperbaiki jam tangan dan dijual gramophones. Meskipun Syaikh Hassan Al-Banna dan istrinya beberapa properti yang dimiliki, mereka tidak kaya dan berjuang untuk memenuhi kebutuhan, khususnya setelah mereka pindah ke Kairo pada tahun 1924. Seperti banyak orang lain, mereka menemukan bahwa belajar Islam dan kesalehan tidak lagi sebagai sangat dihargai di ibukota (akibat paham sekular yang begitu kuat saat itu,paham itu dibawa oleh kolonial inggris untuk merobohkan semangat kaum muslimin), dan bahwa keahlian tidak bisa bersaing dengan industri berskala besar. berdirinya organisasi ikhwaul muslimin bertepatan dengan tanggal 20/maret/1928. bersama keenam temannya, Hassan Al-Banna mendirikan organisasi ini (ikhwanul muslimin) di kota ismailiyah.
Pertumbuhan masyarakat terutama diucapkan setelah Al-Banna dipindahkan kantor pusatnya ke Kairo pada tahun 1932. Faktor paling penting yang membuat ekspansi ini dramatis mungkin adalah kepemimpinan organisasi dan ideologis yang disediakan oleh Al-Banna. Dalam Ismailia, di samping kelas hari, dia melakukan niatnya memberi kuliah malam kepada orangtua muridnya. Dia juga berkhotbah di masjid, dan bahkan di warung kopi. Pada awalnya, beberapa pandangannya tentang poin yang relatif kecil dari praktik Islam menyebabkan perbedaan pendapat yang kuat dengan elit agama setempat, dan ia mengadopsi kebijakan menghindari kontroversi agama. Dia terkejut oleh banyak tanda-tanda mencolok dominasi militer dan ekonomi asing di Isma'iliyya: kamp-kamp militer Inggris, bidang pelayanan umum yang dimiliki oleh kepentingan asing, dan tempat tinggal mewah dari karyawan asing dari Terusan Suez Perusahaan, sebelah jorok tempat tinggal dari pekerja Mesir.
Muhammad Natsir dan Pemimpin IM Imam Hasan Al Banna di Mesir
Dia berusaha untuk membawa perubahan, dia berharap untuk melalui lembaga-gedung, aktivisme tanpa henti di tingkat akar rumput, dan bergantung pada komunikasi massa.Dia melanjutkan untuk membangun sebuah gerakan massa yang kompleks yang menampilkan struktur pemerintahan canggih; bagian yang bertanggung jawab untuk melanjutkan nilai-nilai masyarakat di kalangan petani, buruh, dan profesional; unit dipercayakan dengan fungsi-fungsi kunci, termasuk propagasi pesan, penghubung dengan dunia Islam, dan tekan dan terjemahan, dan komite khusus untuk urusan keuangan dan hukum.
Dalam penahan ini organisasi ke dalam masyarakat Mesir, Al-Banna mengandalkan jaringan sosial yang sudah ada (ikhanul muslimin), khususnya yang dibangun di sekitar masjid, asosiasi kesejahteraan Islam, dan kelompok-kelompok lingkungan. Tenun ini ikatan tradisional menjadi struktur khas modern pada akar kesuksesannya. Langsung terpasang bagi persaudaraan, dan makan ekspansi, dilakukan berbagai usaha, klinik, dan sekolah. Selain itu, anggota yang berafiliasi dengan gerakan melalui serangkaian sel, usar revealingly disebut families tunggal: usrah. Materi, dukungan sosial dan psikologis yang diberikan instrumental sehingga kemampuan gerakan untuk menghasilkan loyalitas yang sangat besar di antara para anggotanya dan untuk menarik anggota baru. Layanan dan struktur organisasi masyarakat sekitar yang dibangun tersebut dimaksudkan untuk memungkinkan individu untuk berintegrasi ke dalam pengaturan jelas Islam, prinsip-prinsip sendiri dibentuk oleh masyarakat.
Berakar dalam Islam, pesan Al-Banna ditangani masalah termasuk kolonialisme, kesehatan masyarakat, kebijakan pendidikan, manajemen sumber daya alam, Marxisme, kesenjangan sosial, nasionalisme Arab, kelemahan dunia Islam di kancah internasional, dan konflik yang berkembang di Palestina. Dengan menekankan keprihatinan yang menarik berbagai konstituen, Al-Banna mampu merekrut dari antara bagian-lintas masyarakat Mesir - meskipun pegawai negeri modern-berpendidikan, karyawan kantor, dan profesional tetap dominan di kalangan aktivis organisasi dan pengambil keputusan. Al-Banna juga aktif dalam menentang imperialisme Inggris di Mesir. Selama Perang Dunia II, ia sempat ditangkap oleh pemerintah pro-Inggris, yang melihatnya sebagai subversif.
Antara 1948 dan 1949, tidak lama setelah masyarakat mengirim relawan untuk bertempur dalam perang di Palestina, konflik antara monarki dan masyarakat mencapai puncaknya. Prihatin dengan meningkatnya ketegasan dan popularitas persaudaraan, serta dengan desas-desus bahwa itu merencanakan kudeta, Perdana Menteri Mahmoud sebuah-Nukrashi Pasha bubar itu pada bulan Desember 1948. Aktifis organisasi yang ditangkap dan puluhan anggotanya yang dikirim ke penjara. Kurang dari tiga minggu kemudian, perdana menteri dibunuh oleh seorang anggota persaudaraan, Abdul Majid Hasan Ahmad.
Setelah pembunuhan itu, Al-Banna segera mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan itu, yang menyatakan teror yang bukan cara yang bisa diterima dalam Islam. Hal ini pada gilirannya mendorong pembunuhan Al-Banna. Pada tanggal 12 Februari 1949 di Kairo, Al-Banna di kantor pusat Jamiyyah al-Shubban al-Muslimin dengan saudaranya iparnya Abdul Karim Mansur untuk bernegosiasi dengan Menteri Zaki Ali Basha yang mewakili pihak pemerintah. Menteri Zaki Ali Basha tidak pernah tiba. 5 jam malam Al-Banna dan saudaranya iparnya memutuskan untuk pergi. pembunuhan itu terjadi ketika Al-Banna dan saudaranya sedang menunggu taksi.
Saat mereka berdiri menunggu taksi, mereka ditembak oleh dua orang. Al-Banna terkena tujuh tembakan. Kemudian dia dibawa ke rumah sakit dan mereka telah menerima perintah dari monarki untuk tidak memberinya perawatan di mana ia meninggal kematian lambat dari luka-luka, Hassan Al-Banna menyadari bahwa mereka telah diperintahkan untuk tidak memperlakukan dia dan dia membuat 3 doa terhadap Monarki. Hassan Al-Banna wafat pada tanggal 12 Februari 1949.
Hassan al-Banna dikenal memiliki dampak yang besar dalam pemikiran Islam modern. Dia adalah kakek dari Tariq Ramadan dan kakak Gamal al-Banna. Untuk membantu menguduskan tatanan Islam, al-Banna menyerukan melarang semua pengaruh Barat dari pendidikan dan memerintahkan semua sekolah dasar harus menjadi bagian dari mesjid. Dia juga menginginkan larangan partai politik dan lembaga demokrasi lainnya dari Syura (Islam-dewan) dan ingin semua pejabat pemerintah untuk memiliki belajar agama sebagai pendidikan utama.
Hassan al-Banna melihat Jihad sebagai strategi defensif-Allah ditahbiskan, yang menyatakan bahwa kebanyakan ahli Islam: "Setuju bulat bahwa jihad adalah kewajiban komunal defensif dikenakan pada umat Islam dalam rangka untuk menyiarkan panggilan (untuk memeluk Islam), dan bahwa adalah sebuah kewajiban individu untuk menolak serangan orang-orang kafir atasnya. " Namun, sebagai akibat dari orang-orang kafir memerintah negeri-negeri Muslim dan merendahkan kehormatan Muslim: "Hal ini telah menjadi kewajiban individual, yang ada adalah tidak menghindari, pada setiap Muslim untuk mempersiapkan peralatan, untuk mengambil keputusan untuk terlibat dalam jihad, dan untuk mendapatkan siap sampai kesempatan sudah masak dan Allah keputusan suatu hal yang pasti akan dicapai"

Al-Banna tidak menerima klaim sebagai suara Hadis bahwa semangat jihad adalah jihad yang lebih besar dan jihad pedang jihad kecil dan ia memuliakan aktif jihad defensif: "kematian tertinggi hanya diberikan kepada mereka yang membunuh atau yang gugur di jalan Allah Seperti kematian tidak dapat dihindarkan dan bisa terjadi hanya sekali. mengambil bagian dalam jihad adalah menguntungkan di dunia ini dan berikutnya." Visi al-Banna pada aturan Jihad untuk umat dalam kutipan dari Lima Tracts Hasan al-Banna di mana ia akan kembali ke aturan-Hanafi: "Jihad dalam arti harfiah berarti untuk menempatkan sebagainya upaya maksimal seseorang dalam kata dan perbuatan, dalam UU Suci itu adalah membunuh orang-orang kafir dan konotasi terkait seperti memukul mereka, menjarah kekayaan mereka, menghancurkan tempat suci mereka dan menghancurkan berhala mereka." dan "itu merupakan kewajiban bagi kita untuk mulai bertengkar dengan mereka setelah transmisi [undangan untuk memeluk Islam], bahkan jika mereka tidak memerangi kita."

JOKOWI LATIH PASUKANNYA

Sosialisasi Relawan Jokowi di Bundaran HI Jakarta Minggu 28/10, serentak di 28 kota lainnya di Indonesia dan Hong Kong.
Sosialisasi Relawan Jokowi di Bundaran HI Jakarta Minggu 28/10, serentak di 28 kota lainnya di Indonesia dan Hong Kong. http://cahayareformasi.com/berita/2013/relawan-jokowi-adakan-kursus-gratis-strategi-media/
Siapun yang aktif dalam dunia sosial media pasti akan mendapati berbagai dukungan terhadap Jokowi, munculnya akun akun fb yang mendukung Jokowi, serta usaha keras dan mati matian membabat habis (mem-bully) para pengkritik kinerja jokowi.

Usaha mereka diantaranya adalah mengopinikan: Kritik Terhadap Jokowi = Anti Perubahan. 
Ternyata benar, istilah Pasukan Komando "Bawah Tanah" Jokowi for Presiden 2014 bukanlah cerita dongeng. Pengakuan inipun sengaja dipublis web-web (seperti  http://foto.news.viva.co.id/read/8100-ini-pasukan-komando--bawah-tanah--jokowi-ahok/92234 ) yang selama ini mendukung dan membesarkan Jokowi. Ini memang perang urat syaraf, tim jokowi yakin dengan teori agenda setting bahwa media memang memilki pengaruh dalam mengubah persepsi pemilih.

Salah satu usaha yang dilakukan adalah pelatihan, seperti pengumuman yang diumumkan panitia pada group:  ( https://www.facebook.com/groups/jokowipresiden/?fref=ts
https://www.facebook.com/groups/Jokowi.Indonesiabaru/?fref=ts  atau pada
https://www.facebook.com/groups/jokowipresiden7/?fref=ts ) beberapa waktu. Sah sah saja donk namanya juga usaha. 

Berikut pengumumannya.
Relawan Jokowi: KURSUS GRATIS STRATEGI MEDIA SABTU 9 NOVEMBER 2013
(TERMASUK MEDIA SOSIAL FACEBOOK)
Khusus untuk Relawan Jokowi, Sabtu 9 November 2013, pukul 10.00-15.00. 


Pelatih: 
1. Dr Victor Silaen (UPH), 
2. Dr Emrus (UPH), 
3. Satrio Arismunandar (wartawan senior, eks Kompas). 

Daftar ke jandryluhukay@ymail.com, pin bb 22be8b36. 
Tempat: Markas Relawan Jokowi, Jl Bhineka Raya 3, Cawang Baru, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur 13340. Tel 021 8566 755. SEBARKAN BRO-SISTA

Hal ini sebagai mana dijelaskan sebelumnya dalam:
http://cahayareformasi.com/berita/2013/relawan-jokowi-adakan-kursus-gratis-strategi-media/


Menyadari lawan-lawan politik Jokowi mempunyai sumber daya tak terhingga dan mampu memanipulasi opini publik, Relawan Jokowi (Bara JP) membekali diri dengan pengetahuan strategi dan aplikasi praktis media.
”Kursus secara gratis kepada siapa saja pendukung Jokowi, Sabtu (9/11), pukul 10.00 sampai 15.00. Pembicara, Dr Victor Silaen MA, Dr Emrus dan Satrio Arismunandar,” ungkap Relawan Nasional, Max Lawalata di Jakarta Senin (4/11).
Ketiga pembicara berkompeten dalam strategi komunikasi (termasuk media sosial). Victor dan Emrus, dosen FISIP Universitas Pelita Harapan (UPH). Satrio, mantan wartawan Kompas yang juga ilmuwan komunikasi.
”Kemampuan media harus dimanfaatkan maksimum, maka perlu strategi dan keahlian aplikasi praktris. Ciri khas sukarelawan (relawan), menggali potensi diri,” ujar Satrio, yang semasa wartawanKompas dikenal luas sebagai peliput perang.
Kegiatan diadakan di Kantor DPP Relawan Jokowi, Jl Bhineka Raya 3, Cawang Baru, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur. Daftar ke jandryluhukay@ymail.com,  mengisi petisi di baranews.co. Atau, telepon ke 021 8566 755.
Victor akan menyajikan makalah, mengapa Jokowi yang terbaik 2014 dan bukan 2019. Emrus, kiat sosialisasi secara efektif. Topik yang sama dengan Emrus, akan dibahas dan diperagakan Satrio Arismunandar. Selama ini, Relawan Jokowi mendekati masyarakat bawah (yang umumnya bukan pengguna media sosial), dengan mengisi rubrik setiap hari di HU Sentana,  segmen pembaca menengah ke bawah.
Sumber daya penulis, di Relawan Jokowi banyak mantan wartawan dan wartawan aktif. ”Nurani mana bisa berbohong, maka jangan heran kalau banyak Relawan Jokowi yang masih berprofesi wartawan aktif,” jelas Max.
Makna Relawan Jokowi yang swadaya, Jokowi didukung rakyat dan bermula dari inisiatif rakyat, bukan diawali dukungan elit. Karena rakyat yang berkeinginan, niscaya tak tertandingi kekuatan mana pun. (RJ)

Jelaskan, bahwa ini semua by design...

SURAT UNTUK SOIMAH #YKS

Saya sangat senang dengan sikap tim kreatif YKS yang mengakomodir kritik sebagain masyarakat Indonesia terkait dengan goyang oplosan yang marak dan popular melalui program tanyangan YKS. Saya juga memandang bahwa ibu Soimah sebagai praktisi hiburan yang kreatif turut punya andil besar membidani usaha mempopulerkan kembali lagu Oplosan yang mulanya dinyanyikan oleh Wiwik Sagita (kalau saya tidak salah).

Goyang oplosan serentak menjadi fenomena baru, hiburan sebagaimana Goyang Caesar sebelumnya. Salut dengan tim kreatif YKS yang cepat melakukan perubahan beberapa gerakan dalam goyang oplosan ketika muncul beberapa kritik, dengan tetap menampilkan perubahan gerakan yang bisa disepakati semua pihak (tidak bertentangan dengan budaya dan agama lokal) di Indonesia.
Setelah melihat memperhatikan lirik lirik dalam lagu Oplosan, saya mendapati bahwa lagu tersebut memiliki pesan moral yang sangat bagus, bisa ditinjau dari sisi budaya maupun perspektif agama yang ada di Indonesia.
Saya menyarankan, dikarena lagu tersebut adalah lagu berbahasa Jawa, maka ada baiknya lagu tersebut coba dinyanyikan dalam bahasa Indonesia, biar maknanya bisa lebih ditangkap seluruh bangsa Indonesia. 
Saya kira ibu Soimah mampu melakukannya dengan memandang Anda adalah praktisi hiburan yang ulung dalam melakukan improvisasi, inovasi dan Rehabilitasi terhadap karya seni, anda bisa membuat hal (seperti lagu) yang tadinya biasa menjadi luar biasa. i like it.
Saya sangat mengharapkan, jajaran artis Indonesia sama sama berperan aktif dalam perbaikan dan menyampaikan pesan pesan moral yang itu semua banyak kita dapati dalam perbendaharaan dan khasah lagu lagu yang masih berbahasa daerah (khususnya lagu bernuansa campur sari berbahasa Jawa dan Sunda).

Saya berharap surat terbuka ini bisa bermanfaat dan dapat dipertimbangkan (secara khusus bagi ibu Soimah/YKS dan secara umum artis Indonesai alainnya) bagi perkembangan seni hiburan yang dikemas dalam bingkai perbaikan akhlak dan moralitas. Saya yakin ini bisa menjadi amal jariah bagi jajaran artis Indonesia, Amin.

Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Attaubah: 105)

--- OPLOSAN ---- LIRIK DAN TERJEMAHAN
Original sound by WIWIK SAGITA, dipopularkan ulang oleh Soimah #YKS

Opo ora eman duite (Apa tidak sayang uangnya)
Gawe tuku banyu setan (Buat beli air setan)
Opo ora mikir yen mendem (Apa tidak mikir jika mabuk)
Iku biso ngrusak pikiran (Itu bisa merusak pikiran)

Ojo di teruske mendemu (Jangan diteruskan mabukmu)
Mergo ora ono untunge (Karena tidak ada untungnya)
Yo cepet lerenono mendemmu (Ya sudah hentikan saja mabukmu)
Ben dowo umurmu (Biar panjang umurmu)

Oplosan, oplosan, oplosan

Cobo sawangen kae kanca kancamu (Coba lihat itu teman temanmu)
Akeh do podo gelempangan (Banyak yang gelimpangan)
Ugo akeh sing kelesetan (Juga banyak yang kelesetan)
Di tumpaake ambulan (Di naikan ambulan)

Yo wes tutukno anggonmu mendem (Ya sudah cukup mabukmu)
yo wes tutukno gendeng (Ya sudah cukup gilamu)
Yo mari mario yo leren lerenno (Ya sembuh sembuhkan ya henti berhentikan)
Ojo di terus terusno (Jangan di terus teruskan)

Tutupen botolmu (Tutup botolmu)
Tutupen oplosanmu (Tutup oplosanmu)
Emanen nyawamu (Sayangi nyawamu)
Ojo mbok terus terus ke (Jangan kamu terus teruskan)
Mergane ora ono gunane (Karena tidak ada gunanya..)

Rabu, 08 Januari 2014

LIRIK DAN TERJEMAHAN LAGU OPLOSAN

--- OPLOSAN ---- LIRIK DAN TERJEMAHAN
Original sound by WIWIK SAGITA, dipopularkan ulang oleh Soimah #YKS

Opo ora eman duite (Apa tidak sayang uangnya)
Gawe tuku banyu setan (Buat beli air setan)
Opo ora mikir yen mendem (Apa tidak mikir jika mabuk)
Iku biso ngrusak pikiran (Itu bisa merusak pikiran)

Ojo di teruske mendemu (Jangan diteruskan mabukmu)
Mergo ora ono untunge (Karena tidak ada untungnya)
Yo cepet lerenono mendemmu (Ya sudah hentikan saja mabukmu)
Ben dowo umurmu (Biar panjang umurmu)

Oplosan, oplosan, oplosan

Cobo sawangen kae kanca kancamu (Coba lihat itu teman temanmu)
Akeh do podo gelempangan (Banyak yang gelimpangan)
Ugo akeh sing kelesetan (Juga banyak yang kelesetan)
Di tumpaake ambulan (Di naikan ambulan)

Yo wes tutukno anggonmu mendem (Ya sudah cukup mabukmu)
yo wes tutukno gendeng (Ya sudah cukup gilamu)
Yo mari mario yo leren lerenno (Ya sembuh sembuhkan ya henti berhentikan)
Ojo di terus terusno (Jangan di terus teruskan)

Tutupen botolmu (Tutup botolmu)
Tutupen oplosanmu (Tutup oplosanmu)
Emanen nyawamu (Sayangi nyawamu)
Ojo mbok terus terus ke (Jangan kamu terus teruskan)
Mergane ora ono gunane (Karena tidak ada gunanya..)

Senin, 06 Januari 2014

JOKOWI TIDAK BESARKAN PDIP, MENGAPA?

Terkadang menjadi pertanyaan, mengapa Jokowi dengan kekuatan pasukan (baca: pendukung, relawan dan simpatisan) yang dimiliki baik di dunia nyata apalagi di dunia maya cenderung hanya membesarkan Jokowi dan mengabaikan untuk membesarkan PDIP sebagai parpol pengusung yang membesarkannya?

Banyak analisa dan dugaan yang bisa kita tarik dari realita yang kita temukan ini. Antara lain:
  1. Ada ketakutan bahwa kubu Jokowi akan dikhianati oleh kubu Bani Soekarno dalam hal ini Megawati, Cs. Dalam politik kita mengenal, tidak ada musuh  dan teman abadi politik, yang ada hanyalah kepentingan abdi.
  2. Dengan membesarkan PDIP dalam sekian banyak tag nya tentu hanya akan memperbesar posisi tawar politik Megawati Cs sebagai 'pemilik' kendaraan partai. Tidak ada jaminan dari Megawati Cs bahwa PDIP akan memberikan dukungan penuh dalam pencapresan Jokowi karena dukungan dana dan mesin pergerakan yang akan dikeluarkan. Apapun ceritanya Bani Soekarno tetap ingin mempertahankan status quo dalam mendominasi kekuatan partai.
  3. Dengan hanya membesarkan dirinya sendiri, Jokowi memiliki posisi tawar yang tinggi, baik di PDIP maupun di eksternal partai. Peluang Jokowi untuk tukar perahu masih terbuka lebar melalui parpol-parpol menengah hasil pemilu 2014 yang bersikap oportunis dan ingin mengembalikan 'modal' atau bahkan cari keuntungan dari ambisi Jokowi dan kroni-kroninya.
Poin ke-3 ini sepertinya merupakan hal terbesar, masuk akal, dan langkah paling aman untuk dilakukan oleh kubu Jokowi yang tentunya memiliki kekuatan finansial dan pasukan yang sampai saat ini belum terukur banyak pihak baik kekekuatan realnya maupun jumlahnya.

Jokowi tentunya masih terus wait and see, menunggu sambil terus menjalankan pion-pion pasukannya, sambil terus melihat peluang dari perahu mana yang akan membawa dirinya dalam pertarungan pilpres 2014.