Sabtu, 02 Agustus 2014

BEBERKAN PRESTASI, TIFFATUL SEMBIRING DI BULLY "Batak Sinting"

Di akhir-akhir masa jabatan sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika RepublikIndonesia periode 2009-2014, Tifatul Sembiring menyampaikan beberapa hal tentang 'jabatan sebagai menteri' dan pencapaian Kemenkominfo yang dipimpinnya.

"Jadi seorang menteri, bagi saya pribadi, bukanlah sebuah kehormatan, melainkan sebuah beban amanah yang harus dipertanggung jawabkan...," ujarnya lewat akun @tifsembiring, Jumat (1/8/2014)

Soal masa depannya sebagai menteri di periode presiden mendatang, mantan Presiden PKS ini menyatakan tidak akan mengajukan diri.

- Saya tidak akan mengajukan diri jadi menteri. Saya ditugaskan partai dalam KIB ke-2 ini. Saya tidak akan mengemis untuk urusan ini.

- Saya ucapkan Alhamdulillah, jika dibebaskan dari tugas ini. Dan saya ucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, saat diberi amanah ini.

- Jadi seorang menteri, bagi saya pribadi, bukanlah sebuah kehormatan, melainkan sebuah beban amanah yang harus dipertanggung jawabkan...

- Membangun negeri ini tidak harus jadi menteri atau pejabat, banyak hal di luar sana bisa dilakukan untuk negeri tercinta ini.

- Soal nanti ada menteri dari parpol, itu sah2 saja, ini berlaku diseluruh dunia. Tidak ada yang aneh. Ini demokrasi. Tanya Presiden...

- Kami PKS tergabung dalam koalisi Prabowo-Hatta, soal kelanjutannya, tunggu saja. Kalau menang tidak jumawa, kalau kalah mesti diakui.

Menanggapi berbagai kritik (dan hujatan) atas kinerjanya sebagai Menkominfo, berikut jawaban Pak Tif:

- Ttg yang tidak puas dg kinerja saya sebagai Menkominfo, saya ucapkan terimakasih atas segala masuklannya. Saya sendiri juga belum puas..

- Ada kritik yg membangun dan dan bernada menjatuhkan. Saya mengamati ini. Ada yg kebelet sekali jadi menteri. Silakan, bungkus.

- Profesionalitas itu bukan ngaku2, tapi ada prestasi yg bermanfaat, diakui orang lain. Terserah Presiden, sampeyan dipilih atau tidak.

- Menilai keberhasilan seorang menteri bukan oleh orang2 ambisi begini, evaluasi jalanan, semua itu ada ukurannya, tercatat dan terukur.

- Seluruh program2 kementerian itu dalam rangka menjalankan RPJMN, janji-janji kampanye Presiden, program 100 hari, Instruksi2 Presiden..

- ..keputusan2 Presiden, arahan2 Presiden dan Menko2, kerjasama antar kementerian, dan disepakati anggaran dan program kerjanya oleh DPR.

- Bukan asal dikerjakan, ada yang mengawasi dan mengukurnya seperti UKP4, secara administrasi ada pengawasan berjenjang...

- Ada Kementerian PAN dan RB, ada audit BPK, konsultasi dg BPKP, ada penilaian oleh KPK, ada aparat penegak hukum yg mengawasi, ada DPR...

- Jadi bukan asal kerja, ada perencanaan, ada visi misi, kalau ingin mengevaluasi silakan. Bukan keinginan orang perorang, ini negara...

- Banyak yang sudah dibangun oleh pemerintahan SBY-Boediono, banyak yang mensyukuri dan menghargai termasuk lembaga2 dari luar negeri.

- Bahkan Indonesia sekarang masuk dalam peringkat 10 besar ekonomi dunia, versiWorld Bank. Puas? Tentu belum, masih banyak masalah....

- Untuk Kemenkominfo, sesuai RPJMN, bdg infrastruktur, Alhamdulillah: Hampir seluruh desa di Indonesia sudah masuk telefon(lk 72.000 desa)

- Seluruh kecamatan sudah masuk internet baik 5748 PLIK maupun 1970 MPLIK. Hampir seluruh kota dan kabupaten sudah ada sarana wifi gratis.

- Jaringan fiber optic Palapa Ring, hampir 90% selesai, wilayah coverage hp mencapai 95%, stasiun TVRI dibangun sebanyak 31 stasiun.

- Migrasi sistem televisi dr analog ke digital, PNBP Kemenkominfo naik jadi rp 13,6 Trilyun/thn, anggaran yg dipakai rp 3 trilyun/thn.

- Ajang INAICTA (Indonesia ICT Award) tiap tahun, tlh melahirkan inovator2 baru ICT. Proyek e-learning yg menyambungkan 500 SD, SMP di DIY

- Pembangunan e-health di Sumbar, dimulainya teknologi baru LTE. Open source wajib dipakai di PLIK dan MPLIK, Indonesia OpenSource Award

- ICT pura, Cyber Jawara, ICT Training center UIN, Pusat training TIK Cikarang, ST MMTC di Yogyakarta. Bea siswa S2, S3 IT dan komunikasi.

- Kampanye internet sehat dan aman, kominfo goes to mall, Kartini Next Generation kreatifitas para wanita, PEGI peringkat e-gov Indonesia.

- Soal open BTS, jangan ngaku2 produk sendiri. Ilmuwan itu harus jujur dan ilmiah, ini kreatifitas Harvind Samra dan David Burgess...

- Saya tidak menolak open BTS, tapi karena menggunakan frekuensi, mk harus ada izin spektrum. Ini berlaku bagi semua pihak tanpa kecuali.

- Soal blokir konten, tentu ada mekanismenya. Ada Tim trust positif di bawah Ditjen Aptika, ada aturannya dalam UU dan PP dll.

- Selama ini hal tsb diatur dlm peraturan Dirjen Aptika, lalu dinaikkan jadi PM. Ada aduan masyarakat melalui pengaduan konten negatif.

- Ada lembaga2 yang berwenang meminta pemblokiran, seperti OJK mis?: situs forex yang di black list, LPOM mengenai makanan dan obat2an...

- Dari Kepolisian, dari BNN, ttg hal2 yg membahayakan keamanan negara. Ada mekanismenya, tidak asal blokir, ada sistem yang bekerja.

- Mereka tim trust positif ini mengawasi terus, dan tidak perlu izin menteri untuk memblokir sesuatu yang memang jelas konten negatif.

- Soal situs vimeo memang mengandung banyak konten porno, kita minta kesediaan mrk untuk memblok yg porno2 saja. Belum ada jawaban jelas.

- Soal komik manga, xhamster, hentai juga diblokir, karena memuat konten dan gambar2 porno secara vulgar. Ini melanggar undang2...

- Kalau ada yang membuka kembali konten2 internet yg dilarang oleh UU, tentu akan berhadapan dg bagian masyarakat yg anti pornografi.

Di akhir penjelasannya, Pak Tif menghimbau untuk menggunakan social media(socmed) secara positif.

- Terakhir, saya menghimbau seluruh pengguna socmed agar berbicara sopan dan menggunakan sarana ini untuk hal2 yang lebih produktif.

- Banyak manfaat positif spt: untuk penelitian, bisnis, pertemanan, pengumpulan data, promosi daerah dsb. Terimakasih atas atensinya.

Namun sayang, himbauan positif Pak Menteri dari PKS ini langsung dibully dengan kata-kata yang tidak sopan dari akun @radjapea.

"@tifsembiring ni orang menteri PKS atau menteri indonesia sih..batak sinting” tulis akun @radjapea.

"Dihimbau sopan malah begini...," balas Pak Tif.

Astaghfirullah... semoga Pak Tif selalu diberi kesabaran dan pahala yang melimpah atas kinerja dan baktinya untuk negeri tercinta ini.

*by admin @pkspiyungan

BACA JUGA: Patriotisme Tifatul Sembiring Dibalik Satelit BRI

Pantun Tifatul untuk Yang Protes Pemblokiran Situs Porno


Suasana Idul Fitri 1435 H yang penuh kekeluargaan dimanfaatkan Tifatul Sembiring untuk menyapa netizen (pengguna internet) di social media.

Jumat sore kemarin (1/8), Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesiaperiode 2009-2014 ini pun berbagi cerita tentang berbagai hal seputar kinerja kemenkominfo dan hal-hal aktual. Salah satunya yang sering disorot adalah pemblokiran situs-situs porno yang memang sangat gencar dilakukan kemenkominfo era Tifatul Sembiring.

Bagi yang masih protes atas upaya pemblokiran situs porno sebagai upaya menjaga moralitas anak bangsa, bapak 7 anak kelahiran Bukittinggi ini menghadiahi pantun:

Berfoto di tepi kuala kapuas
Bergaya mirip si putri raja
Porno diblokir merasa tak puas
Sila pergi ke laut sahaja...:D

Terkait atas sorotan atas kinerjanya memimpin Kementerian Komunikasi dan Informatika, berikut twit mantan Presiden PKS ini:

- Ttg yang tidak puas dg kinerja saya sebagai Menkominfo, saya ucapkan terimakasih atas segala masuklannya. Saya sendiri juga belum puas..

- Ada kritik yg membangun dan dan bernada menjatuhkan. Saya mengamati ini. Ada yg kebelet sekali jadi menteri. Silakan, bungkus.

- Profesionalitas itu bukan ngaku2, tapi ada prestasi yg bermanfaat, diakui orang lain. Terserah Presiden, sampeyan dipilih atau tidak.

- Menilai keberhasilan seorang menteri bukan oleh orang2 ambisi begini, evaluasi jalanan, semua itu ada ukurannya, tercatat dan terukur.

- Seluruh program2 kementerian itu dalam rangka menjalankan RPJMN, janji-janji kampanye Presiden, program 100 hari, Instruksi2 Presiden..

- ..keputusan2 Presiden, arahan2 Presiden dan Menko2, kerjasama antar kementerian, dan disepakati anggaran dan program kerjanya oleh DPR.

- Bukan asal dikerjakan, ada yang mengawasi dan mengukurnya seperti UKP4, secara administrasi ada pengawasan berjenjang...

- Ada Kementerian PAN dan RB, ada audit BPK, konsultasi dg BPKP, ada penilaian oleh KPK, ada aparat penegak hukum yg mengawasi, ada DPR...

- Jadi bukan asal kerja, ada perencanaan, ada visi misi, kalau ingin mengevaluasi silakan. Bukan keinginan orang perorang, ini negara...

- Banyak yang sudah dibangun oleh pemerintahan SBY-Boediono, banyak yang mensyukuri dan menghargai termasuk lembaga2 dari luar negeri.

- Bahkan Indonesia sekarang masuk dalam peringkat 10 besar ekonomi dunia, versiWorld Bank. Puas? Tentu belum, masih banyak masalah....

- Untuk Kemenkominfo, sesuai RPJMN, bdg infrastruktur, Alhamdulillah: Hampir seluruh desa di Indonesia sudah masuk telefon(lk 72.000 desa)

- Seluruh kecamatan sudah masuk internet baik 5748 PLIK maupun 1970 MPLIK. Hampir seluruh kota dan kabupaten sudah ada sarana wifi gratis.

- Jaringan fiber optic Palapa Ring, hampir 90% selesai, wilayah coverage hp mencapai 95%, stasiun TVRI dibangun sebanyak 31 stasiun.

- Migrasi sistem televisi dr analog ke digital, PNBP Kemenkominfo naik jadi rp 13,6 Trilyun/thn, anggaran yg dipakai rp 3 trilyun/thn.

- Ajang INAICTA (Indonesia ICT Award) tiap tahun, tlh melahirkan inovator2 baru ICT. Proyek e-learning yg menyambungkan 500 SD, SMP di DIY

- Pembangunan e-health di Sumbar, dimulainya teknologi baru LTE. Open source wajib dipakai di PLIK dan MPLIK, Indonesia OpenSource Award

- ICT pura, Cyber Jawara, ICT Training center UIN, Pusat training TIK Cikarang, ST MMTC di Yogyakarta. Bea siswa S2, S3 IT dan komunikasi.

- Kampanye internet sehat dan aman, kominfo goes to mall, Kartini Next Generation kreatifitas para wanita, PEGI peringkat e-gov Indonesia.

- Soal open BTS, jangan ngaku2 produk sendiri. Ilmuwan itu harus jujur dan ilmiah, ini kreatifitas Harvind Samra dan David Burgess...

- Saya tidak menolak open BTS, tapi karena menggunakan frekuensi, mk harus ada izin spektrum. Ini berlaku bagi semua pihak tanpa kecuali.

- Soal blokir konten, tentu ada mekanismenya. Ada Tim trust positif di bawah Ditjen Aptika, ada aturannya dalam UU dan PP dll.

- Selama ini hal tsb diatur dlm peraturan Dirjen Aptika, lalu dinaikkan jadi PM. Ada aduan masyarakat melalui pengaduan konten negatif.

- Ada lembaga2 yang berwenang meminta pemblokiran, seperti OJK mis?: situs forexyang di black list, LPOM mengenai makanan dan obat2an...

- Dari Kepolisian, dari BNN, ttg hal2 yg membahayakan keamanan negara. Ada mekanismenya, tidak asal blokir, ada sistem yang bekerja.

- Mereka tim trust positif ini mengawasi terus, dan tidak perlu izin menteri untuk memblokir sesuatu yang memang jelas konten negatif.

- Soal situs vimeo memang mengandung banyak konten porno, kita minta kesediaan mrk untuk memblok yg porno2 saja. Belum ada jawaban jelas.

- Soal komik manga, xhamster, hentai juga diblokir, karena memuat konten dan gambar2 porno secara vulgar. Ini melanggar undang2...

- Kalau ada yang membuka kembali konten2 internet yg dilarang oleh UU, tentu akan berhadapan dg bagian masyarakat yg anti pornografi.

by: Piyungan

Senin, 28 Juli 2014

Lokalisasi Dolly: Mafia Narkoba, Perdagangan Miras dan Human Trafficking

Menteri Sosial Dr. Salim Segaf Al-Jufrie
Lokalisi prostitusi Dolly di Surabaya, Jawa Timur akhirnya ditutup. Penutupan tempat maksiat yang disebut-sebut terbesar di Asia Tenggara itu merupakan kerja keras dari berbagai pihak. Diantaranya, mulai dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Pemda Jawa Timur, Kepolisian dan Kementrian Sosial.

Penutupan tempat prostitusi yang sudah ada sejak 100 tahun lalu ini diharapkan menjadi penggerak bagi propinsi lain untuk mengikuti hal yang sama, yakni menutup lokalisasi.

Awal Juni lalu wartawan hidayatullah.com, Niesky Hafur Permana diterima Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di kantornya, di Gedung Kementrian Sosial, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Pria berusia 60 tahun ini bicara panjang lebar soal penutupan Dolly. Dari masalah edukasi ke wanita tuna susila sampai program yang dimiliki Kementrian Sosial bagi pembinaannya. Berikut petikan wawancara lengkapnya.

Bagaimana perjalanan lokasi prostitusi Dolly di Surabaya berhasil ditutup?

Awalnya pertengahan Juni 2012 Kementrian Sosial membuat loka karya mengenai Dolly dan tempat prostitusi di Jawa Timur. Pemerintah Daerah Jawa Timur sangat serius sekali untuk menutup lokalisasi yang ada di Jawa Timur dan itu yang membuat kita senang dan semangat.

Kita tahu, Jawa Timur punya pesantren yang banyak, umat islam disana juga banyak. Daerah ini terkenal dengan ulama dan santrinya. Karena itu Dolly harus ditutup

Siapa saja yang bersemangat untuk menutup Dolly?

Gubernur, wali kota, bupati semua serius. Kalau daerah yang tidak semangat, kita juga lamban. Kita ingin tau keseriusan mereka maka kita buat workshop. Saat itu saya yang membuka,saya yang menjadi keynote spekaer. Yang hadir banyak, LSM akademisi, MUI,dan yang konsern masalah anak dan yang peduli terhadap wanita

Apa yang dirundingkan saat itu?

Setiap yang keluar dari sini tau apa yang harus dilakukan dan punya tanggung jawab, Tugas kita bagi. Kepala daerah harus tahu. Selain itu harus tau kapan ditutupnya, harus ada yang menantang. Kalau rencana ditutup dalam 20 tahun lagi itu tidak menantang namanya

Waktu itu saya katakan, kalau diakhir 2013 Dolly dan Jarak bisa ditutup itu bagus sekali atau awal 2014. Itu jelas kan endingnya.

Selain Dolly, di Jawa Timur apakah ada lokalisasi yang ditutup juga?

Setelah workshop 2012 itu, di daerah Jawa Timur ada yang menutup tempat prostitusi juga,jadi bukan dalam hitungan tahun, tapi dalam waktu 4-5 bulan. Seperti lokalisasi di Banyuwangi, Tulungagung, Malang dan Surabaya juga mulai bertahap, karena Surabaya itu ada enam tempat.

Bagaimana masalah edukasi ke masyarakat?

Waktu itu saya katakan, untuk menutup Jarak dan Dolly harus secara persuasif. Perlu perencanaan yang matang, alhamdulilah berjalan lancar. Masyarakat sekitar dan wanita tuna susila setelah ditutup harus mandiri. Harapan kita mereka bisa menjadi wanita yang baik,solehah, kita tidak merendahkan. Jelas, mereka melakukan itu karena tuntutan ekonomi.

Apakah dampak-dampak dari tempat prostusi yang ada?

Ketika kita pelajari, di lapangan mereka itu dililit hutang dan tidak bisa keluar. Oleh mucikari, mafia dan kelompok tertentu. Kalau kita lihat, di sana itu juga mengarah pada human trafficking atau perdagangan manusia. Yang membahayakan juga adalah tumbuh kembang anak-anak.

Selain itu, lokasi prostitusi ini kan ada di pemukiman masyarakat, kita lihat di video-video yang diberikan LSM, anak usia 8-9 tahun itu melakukan prilaku orang dewasa. Mau jadi apa itu anak-anak. Tapi, ada juga anak-anak yang terkondisikan dengan bagus dan itu berkat kerja teman-temen di LSM dan mahasiswa. Mereka itu yang sudah terkondisikan cemas kalau mendekati lebaran, karena ‘mereka’ datang lagi dan mereka stress. Karena suara bising,pakaian tdk senonoh dan dipajang di etalase.

Apa yang dilakukan Kementrian Sosial menghadapi masalah ini?

Tupoksinya adalah pendampingan, memberikan modal usaha supaya mandiri dan jaminan hidup juga. Karena, kalau usaha itu kan tidak langsung menghasilkan. Maka dari itu kita berikan jaminan hidup, memang tidak besar, Rp1,8 juta. Selain itu diberikan juga modal usaha Rp3 juta dan transport Rp250 ribu. Kita juga adakan pekerja sosial. Dalam waktu dekat ini Kemensos kerjasama dengan BEM di Jawa Timur. Kita juga libatkan LSM. ormas islam, para dai untuk maslaah ruhani, semua dilibatkan.

Apa harapan Anda setelah ditutup?

Pendampingan pemberadayaan ekonomi dan itu penting. Ekonomi mereka kedepan harus sejahtera. Kita juga berharap daerah yang sudah punya otonomi daerah , mereka harus menangani masalah ksehjateraan hidup sosial mereka. Kita ingatkan mereka. Tujuan Negara ini kan bkn hanya pembangunan jalan dan sebagainya, tapi juga masalah kemiskinan, ini sesuai UUD 45. Jika ini sudah terwujud maka kita harus lakukan perubahan,apalagi penyebab ini kemiskinan.

Ada penghuni yang menolak Dolly ditutup, karena nanti dia akan menyebar di daerah masing-masing, bagaimana tanggapan Anda?

Alasan itu memang sering mereka katakan. Kalau kampung halaman mereka iya, tapi kalau di jalanan tidak mungkin, karena memang di belakang mereka ini ada mafia narkoba, perdagangan miras, human trafficking, kalau sampai kececeran menurut saya itu kegagalan yang fatal dan kita pasti tidak setuju dengan cara itu. Kita angkat martabat wanita dan ingatkan, jangan karena kemiskinan sampai jual diri, dimana kehadiran negara kalau sampai kejadian itu? Kita harus bergandengan tangan menangani ini.

Kemsos sendiri telah menyiapkan, ketika lokalisasi ditutup jangn sampai mereka kembali miskin. Tapi mengembalikan mereka pada kehidupan yang sehat.

Bagaimana dengan masyarakat yang menolak?

Yang menentang itu pasti ada dan itu yang mempunyai kepentingan. Ada penjual minuman yang ketakutan siapa yang membeli dagangannya ketika tutup, dan itu dimanfaatkan kelompok yang punya kepentingan tersebut. Yang demo kemarin juga banyak dari luar.

Selanjutnya daerah mana lagi yang kan ditutup lokasi prostitusi?

Sudah banyak daerah yang minta kepada kita, agar lokasi prostitusi di daerahnya ditutup. Jatim sendiri masih ada 23 tempat, nah yang 23 ini sudah tinggal tutup aja karena ini kecil. Kita akan bantu, kita cari solusi.

Di propinsilain ada, tapi tidak sebesar di Jawa Timur. Daerah yang punya otonomi daerah harus serius untuk menutup. Di Indonesia ada titik-titik prostitusi,kita khawatir kalau WTS situ tidak dibina dengan baik mereka akan kembali lagi.


Salah satu gang di kawasan Dolly


Apakah harus ada regulasi khusus yang berkaitan dengan masalah tempat prostitusi ini?

Itu yang kita harapkan dari wakil rakyat, membuat UU terkait itu. Mereka harus aktif, jangan malah mendukung. Semua agama melarang hal itu, apalagi kita mayoritas muslim. Apa kita nunggu di azab dulu baru kita sadar. Nah, sebelum azab turun sadarlah. Ketemu orang wajah mereka ditutup, nggak mau ketahuan anak-anak.Bahkan mereka ada yang punya suami. Apakah hasil dari kemerdekaan ini?

Apakah benar, Dolly ini selama ini dipertahankan karena merupakan pemasukan bagi negara?

Negara apa yangg mengambil pajak dari tempat prostitusi, saya tidak yakin negara mengambil pajak dari situ.Mungkin alasan lain adalah, daripada berada dimana-mana lebih baik ditampung. Atau penanganan HIV Aids, tapi ini kan melanggar sila pertama Pancasila. Kalaupun ada income yang masuk ke negara, ini tidak sesuai dengan kehancuran moral anak-anak di sana.

Banyak WTS yang khawatir tidak bisa bekerja jika dolly ditutup, bagaimana tanggapan Anda?

Saya pernah tanya, mereka mengaku penghasilan dari 4 juta-8 juta perbulan. Saya katakan, kalau begitu kenapa jadi WTS sampai 5 tahun, nggak satu tahun saja lalu pulang kampung punya modal dan usaha. Koq masih disitu saja. Mending satu juta perbulan tetapi berkah, hidup bareng anak, bersama suami.

Apakah ini Pekerjaan Rumah untuk presiden selanjutnya?

Iya. Tugas negara adalah menyelamatkan anak bangsa dari kehancuran moral.*


Rep: Niesky Abdullah

Editor: Cholis Akbar

Bukti Video: PPS Coblosi Surat Suara Untuk Jokowi di Papua, Pantas Saja Menang!


Beredar video amatir yang menunjukkan tindakan kecurangan di salah satu TPS di Kabupaten Sarmi, Papua. Dalam video tersebut terlihat semua petugas TPS sedang membuka semua kertas suara dan melakukan pencoblosan terhadap calon di sebelah kanan atau calon nomor 2, Joko-Kalla. Sementara masyarakat tidak bisa mencoblos karena surat suara sudah dicoblos oleh petugas TPS.

Video yang berdurasi selama 1:13 menit itu, diunggah ke Youtube pada hari Rabu (23/7) oleh akun Safatah Purwanoto. Video ini sendiri diketahui diambil oleh seorang masyarakat yang tidak bisa mencoblos karena tingkah laku petugas TPS.

Berbagai komentar muncul menanggapi munculnya video tersebut. Seperti Rais Utomo yang mengatakan "Jelas Terencana". Atau akun Dwi Pratiwi yang mengatakan "ahhh.. ini pasti fitnah.. *begitulah kata mereka".

Akun Kusuma Nanda bahkan mengatakan: "Pemilu yang cacat, menghasilkan presiden dan wapres yang cacat... kalo diterusin akan bikin negara cacat. Dukung prabowo dan SBY untuk menegakkan keadilan, menang atau kalah yang penting tidak dia menutup mata."

Sebelumnya diberitakan, berbagai kecurangan yang massif dan sistematis diduga terjadi di Papua. Bahkan ada Kabupaten yang tidak melaksanakan pencoblosan namun rekapitulasi KPUD menyatakan Joko-Kalla menang.

Video amatir tersebut dapat anda saksikan di sini:


atau;

*sumber: intriknews

POLITISASI AGAMA, ISTRI JOKOWI LEPAS JILBAB SETELAH PILPRES


Ibu Iriana Jokowi tanpa jilbab tertawa disamping suami saat mudik lebaran (foto: antaranews)

Apa komentar rakyat Indonesia melihat Iriana Jokowi melepas jilbab atau hijab? Bagi Anda yang ingin tahu aneka komentar dan kritik kepada Iriana akibat ulahnya yang menanggalkan jilbab, maka Anda bisa baca di bawah ini.

Komentar di dapat dari sumber rmol.co yang semuanya rata-rata pengguna akun Facebook. Menurut pengamatan silontong, banyak rakyat Indonesia yang kecewa dengan Iriana membuka Jilbabnya. Namun tidak sedikit juga yang sudah menduga hal itu sejak awal Iriana mengenakan jilbab dalam beberapa acara yang lalu. Politisi Marrisa Haque juga sudah menduga bahwa istri Jokowi pakai jilbab untuk pencitraan saja.

Akhirnya betul apa yang diduga oleh Marrisa Haque. Hal yang sama juga sempat di publikasikan oleh silontong, (Baca lengkap disini).

Nah, baiklah berikut ini adalah beberapa komentar kepada Iriana yang sudah membuka jilbabnya untuk waktu yang belum tahu sampai kapan.

Idrus Shahab Shahab
“Itu namanya Jilbab bohong-bohongan. Belum apa-apa sudah bohongi rakyat Indonesia, khususnya ummat Islam, gimana itu? “

Bram Yud
“Parah…gk sudi gw atau yg lainnya punya presiden ky Lo,Wi!!”

Henry Nugroho
“Ya itukan taktik sebuah faham. Utk mengelabuhi umat muslim.”

بو بشرا الجاوي · University of Indonesia
“Pikirannya pendek. Sependek hatinya.”

Agus Widiarto · Program Director at Center for Indonesian Reform (CIR)
“Mereka bilang, Tim Prabowo Hatta bawa2 agama, tp yg ini namanya apa ya? Jualan agama ya?”

Muhammad Yamin · Works at Self-Employed
“itulah tanda tanda orang munafik”

Akbar Shidieq · Top Commenter · Taman Siswa
“Hehehe baru tau ya,…..jilbabnya hanya alat untuk kampanye,..salah satu..sarana paling mujarab untuk ngebohongin umat islam,……gitu aja kok repot,…hehehehe”

Non Lily Kareem
“Ku pikir dlu pake jilbab karena allah (khusnudzon) ternyata eh ternyata utk menarik simpati rakyat indonesia yg mayoritas islam supaya suami si manusia setengah dewa joko widodo menang pilpres, karena haus jabatan. Contoh pemimpin2 akhir jaman!”

Amy ·
“Blom apa2 Allah sdh memperlihatkan tabiat yg sebenarx! Suami istri sm! Cm mo pencitraan! Ga ada niat karena Allah”

Januar Pempri
“Pencitraaan la….”

Bagaimana dengan komentar Anda?

(sumber: silontong.com)

Dari rangkaian peristiwa ini sangat nyata dan terang benderang bahwa istri jokowi hanya menjadikan jilbab sebagai tameng untuk merebut hati umat Islam, alias politisasi agama, setelah gini yaaa.... dicampakkan. Dan memang tidak heran, karena selama ini PDIP sebagai parpol pengusung juga terkenal tidak mengakomodasi kepentingan umat Islam.


Hacker Beberkan "Kecurangan" Sistem IT KPU Menangkan Capres Tertentu



Security Audit Sistem IT KPU Pilpres 2014
Perkenalkan. Nama saya A. Tanpa nama belakang.

Saya lahir di Indonesia. Sebagai CEH, profesi saya konsultan keamanan jaringan komputer.

Baru tahun ini saya mengikuti berita-berita dan ikut memilih di Pemilu Presiden Indonesia.

Hari ini 23 Juli 2014. Saya membaca berbagai tulisan orang. Banyak yang bertanya: Apakah Pemilu Presiden 2014 berlangsung dengan jujur dan adil?

Saya mungkin punya jawabannya. Mungkin. Tulisan saya mungkin menjawab pertanyaan. Mungkin juga malah membuka banyak pertanyaan baru.

Namun sebelumnya mohon maaf. Saya bukan penulis. Mohon maaf jika bahasa saya kurang baik. Saya coba sampaikan dengan singkat dan efektif.

Tulisan ini saya tujukan untuk anda-anda yang penasaran.

Juga untuk calon presiden terpilih, pak Jokowi. Agar nanti sistem IT Pemilu 2019 bisa lebih baik dari sekarang. Agar tidak ada lagi yang teriak curang.

Juga untuk calon presiden tidak terpilih, pak Prabowo. Karena anda pasti penasaran. Juga untuk presiden sekarang, pak SBY. Siapa tahu, bapak juga penasaran.

Juga untuk para perancang dan admin sistem IT Pemilu 2014: Raden Santoso, Nanang Indra, Utian Ayuba, Andy Nugroho, Yoga Dahirsa, Muhammad Hafidz dkk.

Tentunya juga untuk pada anggota KPU: Husni Kamil Malik, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Ida Budhiati, Sugit Pamungkas dkk.

Anggap saja ini sumbangan saya. Untuk bahan pelajaran bersama. Agar Indonesia lebih aman. Indonesia hebat. Indonesia bangkit.


7 April 2014
Di 7 April 2014. Saya mengamati ada fenomena menarik.

Hacker dan cracker juga punya hak pilih. Punya hak berpolitik. Juga punya hak berkampanye mendukung nomor satu atau nomor dua.

Begitu besar semangat para hacker dan cracker dalam Pemilu Presiden 2014 ini. Sebagian besar dukung nomor dua. Walau juga ada yang dukung nomor satu.

Ini kesimpulan saya setelah melihat begitu banyak iklan capres di Google dan YouTube. Iklan yang baik-baik saja. Juga iklan yang tidak baik-baik saja.

Padahal tidak boleh ada iklan capres di kedua situs ini. Google melarang iklan politik di Indonesia. Dalam bentuk apapun. Namun...

Mereka pasti menyadari kemampuan Google dalam menyaring dan memblokir iklan terbatas. Celah ini yang diekploitasi.

Ada juga yang begitu bersemangat, banyak situs orang diretas, diubah jadi halaman untuk promosi atau menjelekkan yang tidak didukungnya.

Mereka berusaha untuk mempengaruhi persepsi. Persepsi mempengaruhi hasil.

Usaha mereka membuat saya bertanya. Selain menyebarkan informasi untuk mempengaruhi presepsi, apa lagi yang bisa mereka lakukan?

Dapatkan hacker dan cracker simpatisan capres meretas sistem IT KPU? Dan mempengaruhi hasil secara langsung? Saya mencobanya.


Celah Keamanan # 1: Email Anggota KPU
Untuk memahami bagaimana cara kerja sistem IT KPU saya perlu informasi dari dalam. Saya mulai dari mencari alamat email anggota-anggota KPU.




Saya menemukan dokumen ini semua alamat email komisioner KPU yang aktif digunakan ada di dokumen ini. Enam dari tujuh menggunakan email gratisan.

Saya jadi bertanya. Mengatur pemilu bukan pekerjaan main-main. Kenapa gunakan email gratisan yang mudah diretas? Apa mungkin disengaja?

Ferry Kurnia sepertinya adalah yang paling muda dari tujuh anggota KPU. Biasanya yang paling muda adalah yang paling terlibat untuk urusan IT.

Saya kirimkan satu email phishing ke Ferry. Tidak sampai dua jam, saya sudah bisa akses dan membaca semua email yang pernah diterima dan dikirimkan.

Apa yang saya temukan membuat saya bingung. Saya yakin para anggota KPU, dan para perancang sistem IT KPU bukan orang sembarangan.

Namun mereka seperti membuat semuanya begitu mudah untuk seorang yang punya niat seperti saya untuk masuk ke sistem IT KPU.


Celah Keamanan # 2: Berkirim Username dan Password di Email
Hal pertama yang saya lakukan ketika membuka boks email salah satu anggota KPU adalah mencari kata "password". Saya sungguh terkejut.

Saya langsung dapat password ke SILOG. Sistem Logistik.




Saya juga dapat password ke Dropbox yang dipakai untuk simpan copy data pemilih seluruh Indonesia.




Dapat juga password ke sistem real count KPU. Ya. Ternyata KPU memiliki sistem real count yang entah mengapa tidak ditampilkan di websitenya sehingga publik harus menghitung sendiri seperti di website kawalpemilu.org.




Dapat juga password untuk mengelola website KPU. Dapat juga password untuk SIDALIH, sistem data pemilih. Dapat juga password untuk banyak sistem lainnya.

Ini juga membuat saya bingung. Berbagai password dikirimkan begitu saja oleh admin melalui email. Apakah ingin memudahkan hacker untuk masuk sistem?

Catatan: Banyak password di screenshot ini masih digunakan... Jadinya saya hidden ya... Maaf kalau jadi penasaran.


Celah Keamanan # 3: Ada Google Docs Daftar Username dan Password
Betapa terkejutnya saya. Email ini benar-benar di luar logika dan cara berpikir saya. Saya temukan satu email yang dikirimkan oleh admin sistem IT KPU kepada semua anggota KPU. Isinya GOOGLE DOCS dengan daftar semua password sistem IT KPU.

Saya jadi benar-benar curiga, para admin dan anggota KPU memang ingin memudahkan hacker dan cracker untuk masuk ke sistem IT KPU.

Apalagi...


Celah Keamanan # 4: Pola Password Mudah Ditebak
Sebagai contoh, ini password SSH ke website KPU yang pernah digunakan: 4dm1n80njol@w1w1k. Username: kpuadmin.

Password root shell/MySQL: m3rd3k41945!

Banyak password sistem IT KPU menggunakan pola yang sama. Apakah agar mudah diingat... Atau agar mudah diretas. Maaf jika saya berpikir yang tidak-tidak, karena saya dilatih untuk mencermati pola.


Celah Keamanan # 5: Semua Anggota KPU Bisa Edit Daftar Pemilih Sesuka Hati
Ini adalah Sistem Data Pemilih (SIDALIH) KPU. Dengan sistem ini KPU mengatur nama-nama yang masuk ke Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).





Penambahan atau pengurangan nama-nama pemilih dapat dilakukan dari sistem ini. Ini krusial karena di Indonesia pemilih dapat memilih cukup berbekal undangan tanpa perlu KTP.



Saya orang awam. Namun jadi pertanyaan besar untuk saya. Jika mau aman: Kenapa semua anggota KPU bisa edit DPT sesuka hati? Kenapa akses yang diberikan oleh admin tidak hanya read only?

Keputusan hak edit ini, tentu saja keputusan disengaja, tidak mungkin kecelakaan, memberikan kewenangan sangat besar untuk setiap anggota KPU untuk bermain dengan jumlah pemilih. Mengurangi atau menambahkan.

Bisa saja jika ada anggota KPU yang komunikasi dengan tim sukses calon presiden tertentu, atau jika ada hacker atau cracker pendukung calon presiden tertentu yang masuk ke sistem seperti saya... Bisa saja menambahkan pemilih baru... atau mengurangi pemilih di daerah-daerah tertentu.

Mereka yang belum bisa memilih, bisa diberikan hak untuk memilih. Mereka yang diketahui akan memilih calon tertentu, bisa dicabut hak memilihnya... Dengan mudah. Sangat mudah.

Apalagi untuk setiap entri... Tidak ada info atau log secara terbuka, siapa yang terakhir melakukan edit apalagi edit history.

Celah yang membahagiakan... Bagi siapapun yang punya niat tidak baik.


Celah Keamanan # 6: Semua Anggota KPU Bisa Edit Jumlah Pengiriman Kertas Suara Sesuka Hati
Sistem Logistik (SILOG) KPU. Dengan sistem ini KPU mengatur distribusi surat suara ke semua daerah / TPS. Penambahan atau pengurangan pengiriman kertas suara dapat dilakukan dari sistem ini.





Pertanyaan saya mengenai SILOG ini sama dengan SIDALIH.

Saya orang awam. Namun jadi pertanyaan besar untuk saya. Jika mau aman: Kenapa semua anggota KPU bisa edit logistik pemilu seperti kertas suara sesuka hati? Kenapa akses yang diberikan oleh admin tidak hanya read only?

Maaf kalau ini seperti mengulang. Keputusan ini, tentu saja keputusan disengaja, tidak mungkin kecelakaan, memberikan kewenangan sangat besar untuk setiap anggota KPU untuk bermain dengan jumlah kertas suara.

Bisa saja jika ada anggota KPU yang komunikasi dengan tim sukses calon presiden tertentu, atau jika ada hacker atau cracker pendukung calon presiden tertentu yang masuk ke sistem seperti saya... Bisa saja mengirimkan kertas suara lebih ke daerah-daerah tertentu. Sangat mudah.

Apalagi seperti di SIDALIH... Untuk setiap entri... Tidak ada info atau log secara terbuka, siapa yang terakhir melakukan edit apalagi edit history.

Apresiasi: Sistem Scan Formulir C1



Dalam membuat tulisan ini, saya merasa saya harus adil. Jika ada celah keamanan, saya sampaikan. Jika ada best practice yang dilakukan, saya apresiasi.

Sistem scan formulir C1 yang dibuat oleh tim KPU menurut saya sangat bagus. Antarmuka aplikasi didesain sederhana, tidak banyak isian. Ini pastinya membantu meningkatkan penggunaan sistem.

Presentasi C1 di web pilpres2014.kpu.go.id juga bagus. Sederhana dan mudah digunakan oleh siapapun.

Pengelolaan C1 ini membuat persepsi kalau pemilu berlangsung dengan jujur dan adil. Hampir tidak mungkin mempengaruhi hasil pemilu jika scan C1 sudah terkumpul semua di server KPU.

Namun saya punya pertanyaan. Pertanyaan cukup besar. Admin membuat aplikasi real count, khusus untuk pada anggota KPU di alamat http://103.21.228.33/internal - kenapa data ini tidak dibuka ke publik?

Kenapa memaksa publik untuk melakukan gotong royong entri data dari ratusan ribu formulir C1? Padahal real count nya sudah ada...

Sekedar pertanyaan selewat saja. Mungkin ada penilaian sendiri...


Kesimpulan
Kembali ke pertanyaan awal: Apakah Pemilu Presiden 2014 berlangsung dengan jujur dan adil?

Saya tidak tahu. Terlalu banyak daerah, terlalu banyak TPS, terlalu banyak nama pemilih untuk dapat mengetahui permainan dengan SILOG atau SIDALIH.

Namun dua hal yang pasti:

Pertama: Siapapun yang bisa punya akses ke SILOG dan SIDALIH dan punya niat untuk memenangkan calon nomor satu atau nomor dua, terutama sebelum bulan Mei 2014, dan punya kemampuan koordinasi dengan tim sukses di lapangan (TPS TPS, desa-desa mana saja yang perlu dilebihkan kertas suara... Nama-nama apa saja yang perlu ditambahkan atau dikurangi dari sistem) dapat sangat mempengaruhi hasil Pemilu Presiden 2014.

Kedua: Sama sekali tidak sulit untuk mengakses semua sistem IT KPU. Malah saya curiga... Seperti dibuat begitu mudah bagi hacker dan cracker yang ingin masuk. Ada apa?

Semoga bukan kenapa-kenapa. Semoga celah-celah keamanan yang saya tulis disini... Adalah kesalahan yang tidak disengaja.

Karena siapa yang punya akses ke sistem IT KPU... Bisa mempengaruhi siapa yang terpilih jadi presiden.

Presiden yang punya kuasa akan negara 250 juta penduduk. Anggaran 2.000 triliun. 600.000 tentara. Perputaran uang hampir 10.000 triliun.

Karena kalau memang disengaja...

Sangat mudah... Bisa ada ratusan... Ribuan... Mungkin jutaan pemilih "baru". Hasil kreasi dari mereka yang punya akses ke SIDALIH.

Bisa juga ada ratusan... Ribuan... Mungkin jutaan kertas suara yang "kebetulan lebih". Hasil kreasi dari mereka yang punya akses ke SILOG.

Maaf jika tulisan ini jadi menimbulkan pertanyaan baru.

Demikian tulisan saya. Semoga ini bermanfaat.

A.

*Catatan kaki: Saya seorang hacker. Bukan cracker. Saya melakukan audit ini karena penasaran. Bukan karena ada niat tidak baik.

Namun undang-undang Indonesia tidak membedakan. Untuk menghindari kemungkinan pidana... I wish to remain anonymous.

(sumber: http://audit-kpu.blogspot.com/2014/07/security-audit-sistem-it-kpu-pilpres.html)