Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2015

Syiah Iran Dalang TRAGEDI MINA 2015..??



Di luar dugaan, jumlah korban meninggal tragedi Mina kali ini sangat besar, ditambah korban cidera dan luka-luka. Tampaknya ada yang tidak wajar. Kenapa?

Dahulu ketika jamarat masih sempit (tidak seluas sekarang), ketika terjadi insiden desak-desakan jumlah korban meninggal tidak sampai di atas 200 jamaah.

Petugas haji Saudi Arabia yang diturunkan sangat banyak dan sangat lebih dari cukup. Mereka sigap dan tangkas bekerja di lapangan memberikan pelayanan yang terbaik. Mereka adalah para petugas yang terlatih, professional, dan berpengalaman. Komitmen Pemerintah Saudi Arabia tidak main-main dalam memberikan khidmat terhadap Haramain dan pelayanan haji. Biaya besar dikeluarkan, berbagai saran dan masukan diterima dengan lapang dada, berbagai evaluasi dan perbaikan pelayanan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Bahkan ada departemen dan kementerian khusus yang mengatur urusan haji dan pengelolaannya. Di antara hasil nyatanya, dalam waktu 10 tahun terakhir hampir-hampir tidak terdengar ada musibah yang berarti. Tentu saja itu semua berkat karunia Allah Taala Sang Pencipta dan Pemelihara manusia beserta jagat raya ini.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pada jam yang sama dengan waktu kejadian tragedi Mina kemarin, arus jamaah memang padat, namun karena tertib dan teratur semuanya berjalan dengan lancar, termasuk jamaah haji bisa melempar jumrah dengan tertib, lancar, dan aman.

Tragedi kemarin terjadi BUKAN di jalan utama, melainkan di jalan cabang. Di tengah perkemahan resmi jamaah haji. Sebagaimana dilaporkan oleh Jubir Resmi Saudi Arabia, bahwa jalan tersebut merupakan jalan cabang, dan penumpukan jamaah dalam jumlah besar di jalan cabang tersebut BELUM PERNAH TERJADI SEBELUMNYA!!

Tempat terjadi tragedi, masih sangat jauh dari Jamarat, kurang lebih 2 Km!!

Jadi, lokasi tragedi tersebut di tengah perkemahan resmi, maka korbannya kemungkinan besar adalah jamaah haji resmi yang memiliki tenda resmi.

Jadi sekali lagi, insiden bukan di Jamarat, bukan pula di jalur utama pejalan kaki!!

Biasanya di jalan cabang ini, minim kerawanan insiden. Tingkat kepadatannya pun tidak seperti di jalur utama pejalan kaki. Kalau jamaah berjalan searah, walaupun dalam jumlah banyak, insya Allah aman dan lancar, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Maka sangat besar kemungkinan tragedi memilukan ini memang SUDAH DIDESAIN sedemikian rupa, ada orang-orang yang disiapkan untuk membuat kegaduhan dan keributan, kemudian sudah disiapkan pula statement-statement politiknya.

Jelas ada kepentingan besar untuk menjatuhkan Saudi Arabia di mata internasional. Musim haji merupakan waktu yang sangat tepat untuk membuat kegaduhan, yang dengan itu menjadi sarana sangat efektif untuk memojokkan Pemerintah Negeri Tauhid tersebut.

Fakta di lapangan membuktikan, bahwa tragedi berawal dari jamaah haji Iran yang sengaja bergerak melawan arus. Sebagaimana dilaporkan di media, pengakuan salah seorang pimpinan jamaah haji Iran, bahwa gerakan 300 jamaah haji Iran yang melawan arus sebagai sebab di balik tragedi Mina.

Iran sangat berkepentingan untuk membuat keributan pada musim haji, untuk menjatuhkan Saudi Arabia, menyusul kekalahan Syiah Hutsi di Yaman dukungan Iran, yang dengan rahmat Allah bala tentara Tauhid berhasil memukul mundur kaum Syiah Hutsi di Yaman.

Dilaporkan oleh salah satu media juga, bahwa mantan diplomat Iran mengungkap rencana intelijen pemerintah Iran untuk mempermalukan Kerajaan Arab Saudi dengan merusak pelaksanaan haji di musim ini. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan elemen-elemen ISIS dan beberapa elemen yang berada di bawah intelijen Iran.

Dinyatakan juga oleh mantan diplomat Iran tersebut bahwa pemerintah Iran telah menyepakati bahwa cara terbaik dan waktu terbaik untuk menghadapi Arab Saudi adalah ketika musim haji. Pemerintah Iran juga bersepakat bahwa kalau sekiranya tidak bisa menimbulkan keributan pada musim haji tahun ini, mereka akan kehilangan kesempatan dan harapan untuk membalas kekalahan sekutu mereka di Yaman (kelompok Houtsiyin) yang diserang oleh koalisi negara-negara Arab pimpinan Arab Saudi.

Mantan diplomat Iran tersebut juga menuturkan bahwa rencana ini telah dibahas dalam sebuah pertemuan, sepekan setelah bulan suci Ramadhan. Hadir dalam perencanaan tersebut adalah Ali Khamenei, beserta dengan tokoh-tokoh keamanan Iran seperti Qasem Sulaimany, Ali Akbar Wilayaty, Ali Larijani dan Alauddin Baroujerdi. Pertemuan tersebut digelar selama berjam-jam!!

Tepat sehari sebelum tragedi Mina, ketika jamaah Haji kaum muslimin sedang khusyu’ melaksanakan ibadah wuquf di Arafah, sebuah akun Facebook milik Hassan M Assegaf menebar provokasi melakukan pergerakan. Yang ternyata isi tulisan di facebook milik Irancorner Hassan M Assegaf itu SAMA PERSIS dengan isi akun resmi IJABI Pusat, juga diposting sehari sebelum tragedi Mina!!

Patut kita renungkan:

Bertahun-tahun pemerintah Saudi Arabia memberi pelayanan dengan tanpa ada insiden, pernahkah ada yang memberi apresiasi? Terkhusus negara Iran, pernahkah mengungkapkan penghargaan dan rasa terima kasih pada saat musim-musim haji yang telah lalu yang berlangsung sangat tertib dan khidmat? Tapi, mengapa begitu ada musibah, negara Iran tidak menampakan keinginan membantu pemerintah Saudi bahkan berlaku murka kepada pemerintah Saudi. Itu ditandai dengan kecaman Ali Khameini terhadap pemerintah Saudi.

Ada apa dibalik ini semua??

Mana suara kaum liberal, Syiah, dan orang-orang berpenyakit hatinya kala pemerintah Saudi bertahun-tahun mampu dan sangat perhatian terhadap keberlangsungan ibadah haji dengan penuh khidmat? Adakah mereka mengapresiasi pemerintah Saudi? Walaupun, penulis yakin, pemerintah Saudi sendiri tidak mengharap pujian dan sanjungan dari negara dan atau individu manapun.

Tahun ini pun, pelayanan pemerintah Saudi Arabia terhadap Jamaah Haji tidak ada yang berkurang, bahkan makin meningkat sebagaimana diakui oleh para jamaah Haji.
Namun tidak ada seorang pun yang bisa melawan Kuasa Allah. Dengan Hikmah dan Keadilan-Nya, Allah menghendaki terjadinya Tragedi ini.

Sungguh bertentangan dengan agama dan akal yang sesat, apabila tragedi ini dijadikan alasan untuk memojokkan dan menjatuhkan Saudi Arabia, seraya melupakan berbagai jasa baik yang sangat banyak, bahkan lupa atas kekuasaan dan keadilan Allah??

Mari kita turut andil membela al-haq dari serangan kuffar, munafiqin, dan para pembenci negeri tauhid. Ingat, kita membela Saudi bukan karena mereka semata-mata Saudi. Tapi kita membela Saudi karena mereka SATU-SATUNYA negara di dunia yang menjadikan Alquran dan as-Sunnah sebagai undang-undang. 



*) Disarikan dari Web Minhajin Anbiya


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2015/09/27/75017/soal-mina-syiah-iran-dalangnya-dan-saudi-jadi-korbannya/#ixzz3n1NHTKV1 

Kejahatan Syiah di Balik Duka Mina 1436 H

Tragedi Mina yang terjadi kemarin (24/9) mengejutkan banyak pihak. Setelah sebelumnya badai pasir dan hujan lebat menyebabkan jatuhnya alat berat yang menewaskan seratusan jiwa, kini lebih dari 700 nyawa melayang dalam tragedi Mina. Angka korban tewas ini menjadi jumlah terbesar kedua dalam penyelenggaraan ibadah haji khususnya di Mina dalam kurun waktu 30 tahun terakhir setelah tragedi Mina 1990 yang menewaskan 1426 jiwa.

Dunia Islam tersentak. Namun kali ini ada yang berbeda dengan tragedi Mina 1990. Kini alur informasi begitu cepat tersebar, baik yang valid maupun yang tak jelas sumbernya. Media sosial mengambil peran utama dalam hal ini. Hanya berselang satu hari bermunculanlah siaran-siaran pesan yang menbahas tragedi Mina kali ini. Media-media televisi—apalagi cetak—jauh tertinggal dengan tersebarnya kabar melalui media sosial.

Akibat dari tersebarnya berbagai siaran pesan tersebut, informasi tentang tragedi Mina mulai bergeser dari doa dan data korban tragedi menjadi berkembang dan cenderung liar ke arah siapa yang layak disalahkan dalam tragedi ini. Bermunculan spekulasi, dan jika ditarik garis pemisah opini yang berkembang ke arah Saudi versus Iran.

Beberapa pihak menyebarkan informasi bahwa penyebab utama tragedi Mina ini adalah jamaah haji asal Iran yang tidak tertib dalam mengambil jalur perjalanan. Sementara pihak pro Iran mengatakan Saudi selaku penyelenggara tidak becus mengatur pelaksanaan rangkaian ibadah haji di Mina. Ditambah bumbu penyedap dimana konon sebagian jalan ditutup karena putra mahkota ingin melalui jalan tersebut sehingga menyebabkan penumpukan jamaah haji dari dan akan menuju lokasi jumrah Aqabah.

Terlepas dari berbagai spekulasi yang berkembang melalui media sosial, ada yang menarik dari “perang” opini yang terjadi pasca tragedi Mina sehari lalu. Pihak-pihak yang gencar melakukan protes keras kepada kerajaan Saudi Arabia sebagai penyelenggara dan penanggungjawab ibadah haji adalah Iran dan pihak-pihak yang pro terhadap mereka.

Media-media pro Iran pun gencar membentuk opini sedemikian rupa yang mengarah kepada kesimpulan bahwa Saudi-lah biang keladi dari tragedi Mina. Opini dari kubu pro Iran pun semakin renyah karena dibalas dengan pihak-pihak anti Iran. Pada akhirnya, ide internasionalisasi Mekkah dan Madinah pun kembali dikemukakan oleh kubu pro Iran.

Ide internasionalisasi Mekah dan Madinah bukanlah barang baru. Pada dekade 80-an ide ini pernah dipopulerkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Syiah sekaligus pemimpin revolusi Iran, Khomeini. Khomeini meminta agar pengelolaan dua kita suci umat Islam itu dikelola oleh Komite Islam Internasional dan tidak dibawah pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Seruan Khomeini ini pun berujung kepada tragedi Mekah pada 1987 dimana 400 lebih warga Iran tewas setelah membuat kerusuhan di Mekkah. Berbagai kalangan menilai insiden Mekah 1987 itu akibat dari provokasi dari Khomeini.

Kembali ke tragedi Mina kemarin, berbagai opini gencar disuarakan kepada para pendukung Iran. Mereka menyuarakan bahwa Saudi adalah pihak yang tidak becus menjadi penyelenggara haji, dan sudah saatnya pengelolaan dua kota suci umat Islam di-internasionalisasi. Ide Khomeini pun kembali dimunculkan, walau tanpa menyebut sang empunya.

Dengan kata lain politisasi tragedi Mina menjadi isu Iran versus Saudi menjadi terdengar sumbang, ada pihak yang memang sengaja menginginkan isu ini kembali mengemuka. Setumpuk kepentingan di balik isu internasionalisasi dua kota suci pun terasa. Mulai dari kepentingan politik, ekonomi dan hegemoni dunia Islam terlihat.

Iran yang notabene menganut agama Syiah sangat berkepentingan dengan ide internasionalisasi. Selain mereka melanjutkan ide Khomeini, tentu mereka juga berkepentingan untuk mendelegitimasi Saudi sebagai rival mereka dalam pertarungan geopolitik Timur Tengah plus kekuatan pengaruh di dunia Islam.

Jika boleh sedikit berandai-andai, tidak ada jaminan penyelenggaran haji dan pengelolaan dua kota suci menjadi lebih baik jika dialihkan dari tangan Saudi Arabia. Justru tantangan kompleks akan menanti dengan terlibatnya sejumlah pihak dalam mengaturnya. Kita perlu juga menyadari mengatur 1.355.000 jiwa ditambah 48.000 jamaah haji domestik— berasal dari budaya yang berbeda, bahasa yang berbeda—dalam satu titik yang sama tidaklah mudah,.

Menyalahkan pihak penyelenggara, dalam hal ini Saudi Arabia seperti opini yang beredar, tak lepas dari aroma kebencian Iran (penganut Syiah) pada Saudi Arabia dan merekapun selalu bernafsu untuk melepas dominasi Saudi pada dua kota suci. Iran yang Syiah punya hajat untuk menguasai dua kota suci dan tentu tujuan mereka tidak perlu dirinci disini, yang pasti mereka adalah aliran sesat yang merusak. Kita pun tahu apa jadinya jika Iran yang syiah turut andil mengelola dua kota suci.

Namun terburu-buru menyalahkan jamaah asal Iran sebagai penyebab tragedi Mina juga perlu dikoreksi, mengingat tragedi ini bukan baru satu kali, apakah kita mau menyimpulkan bahwa seluruh tragedi di Mina sejak kurun 30 tahun belakangan selalu disebabkan oleh jamaah Iran? Tentu ini kesimpulan yang berlebihan.

Kita tidak boleh terbuai dengan pertarungan opini yang terjadi, ingat hasil investigasi terkait tragedi Mina belum diumumkan, mari kita sama-sama bersabar untuk mendapatkan informasi akurat seputar penyebab tragedi tersebut dari sumber-sumber yang bertanggungjawab.

Terkait internasionalisasi pengelolaan dua kota suci, selama dikelola oleh umat Islam (bukan Syiah bukan pula PBB serta pihak mana pun di luar Islam) dan tak ada syariat yang diubah dalam praktik ibadah haji selama ini, maka semua pintu yang diyakini akan membawa kebaikan bersama, syariat Islam senantiasawelcome.

Penulis: Usyaqul Hurr

Selasa, 09 September 2014

PBNU Tak Setuju Pernikahan Beda Agama

Katib Aam Syuriah PBNU, KH Malik Madani, mengatakan Undang-undang No.1 tahun 1974 mengenai perkawinan dinilainya sudah cukup baik. Menurutnya, semua umat beragama dilindung oleh pasal dalam undang-undang tersebut.

Ia mengatakan, PBNU juga tidak menyetujui dengan pernikahan beda agama tersebut. Pada dasarnya, ujar dia, semua agama menghendaki pernikahan antara dua insan yang memiliki keyakinan yang sama.

Hal itu agar stabilitas kehidupan rumah tangga terjamin. Pernikahan menurutnya, bukan sekedar hubungan fisik.

Namun juga ikatan sakral menyangkut peraturan dalam agama. Karenanya, pernikahan yang merupakan ikatan lahir batin memerlukan adanya kecocokan termasuk dalam hal keyakinan agama. Dan itu tidak hanya dalam Islam, menurutnya semua agama menghendaki pernikahan dengan yang satu keyakinan.

Dalam Islam, memang ada ketentuan yang memperbolehkan laki-lakiMuslim menikahi perempuan non-Muslim. Namun perempuan tersebut adalah dari kalangan ahli kitab Yahudi dan Nasrani.

Akan tetapi, sebaliknya perempuan Muslim tidak boleh menikah dengan laki-laki non-Muslim.

Namun demikian, sebagian ulama mempersyaratkan bahwa perempuan ahli kitab boleh dinikahi, jika nanti dalam hal pendidikan anak suami bisa lebih dominan.

"Jika peran suami lemah dan istri dominan, maka tidak boleh menikah", ujar nya seperti dikutip dari ROL, Selasa (9/9/2014).[ROL/Islamedia/YL]

Tiga Alasan Pilkada HARUS Lewat DPRD

Rancangan Undang-undang (RUU) Pilkada masih menimbulkan polemik, apakah pilkada kembali ke DPRD (perwakilan rakyat) atau tetap dipilih secara langsung oleh rakyat seperti sekarang ini.

RUU ini rencananya akan disahkan pada September 2014 ini, dalam Paripurna DPR.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta Mora Harahap mengatakan, ada tiga alasan kenapa pilkada harus dikembalikan ke DPRD.

Alasan pertama adalah masalah dana. Dia mencontohkan satu pilkada menghabiskan Rp20 miliar.

"Jika ada 500 kabupaten/kota yang melakukan pilkada akan menelan biaya sebesar Rp10 triliun, belum lagi biaya yang dikeluarkan jika terjadi pilkada dua putaran," kata Mora, Jakarta, Senin (8/9/2014), seperti diberitakan INILAH.COM.

Menurut dia, angka sebesar itu juga tidak menjamin melahirkan kepala daerah yang baik. "Justru selama ini banyak kepala daerah yang bermasalah," kata Ketua Umum Pemuda Pertahanan Nasional (PAPERNAS) ini.

Kedua, Pilkada langsung rawan akan konflik. Kata Mora, konflik antara yang menang dan kalah sering mewarnai pemilihan kepala daerah selama ini. "Tentu ini merusakan tatanan keamanan masyarakat," kata mantan Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.

Alasan ketiga, jelas Mora, pilkada langsung menimbulkan money politic yang cukup besar. Menurut dia, partisipasi masyarakat dalam setiap pilkada sering dirusak oleh perilaku money politic.

"Selain itu kasus-kasus korupsi yang besar seperti yang menjerat mantan ketua MK juga karena suap sengketa pilkada," katanya.

Bagi dia, sudah saatnya pilkada langsung dievaluasi. Menurutnya, tidak salah juga diganti dengan pilkada tidak langsung.

Jelas dia, demokrasi yang dibangun selama ini hanya demokrasi prosedural yang banyak kekuruangan. Karena tingkat pendidikan masayarakat masih rendah.

"Saat inilah DPR merubahnya demi tatananan demokrasi yang lebih baik lagi," ujarnya.

Dalam pembahasan RUU Pilkada ini, ada tiga tawaran yang diajukan. Pertama, tetap pada posisi sekarang ini, semuanya dipilih langsung.

Kedua, gubernur saja yang dipilih DPRD. Untuk bupati dan wali kota, dipilih langsung. Ketiga, semuanya baik gubernur, bupati/wali kota, dipilih oleh DPRD. 

By: piyungan

Hanya Ada Di PKS, Dulu Supir Anggota Dewan, Sekarang Jadi Anggota Dewan

Sudah tidak asing lagi bila masyarakat Lebak Bantenmendengar nama Yayan Ridwan. Pria kelahiran lebak pada tanggal 18 mei 1997 ini merupakan angota DPRD kabupaten Lebak periode 2014-2019.

Siapa sangka dulunya adalah supir seorang anggota dewan, sekarang malah menjadi anggota dewan. Memang dunia selalu berputar, tapi bukan berarti perputaran kehidupan ikut sejalan dengan rotasi bumi. Hal initergantung dari kesungguhan pribadi. Ini yang menjadi landasan yayan. Baginya selama terus berbuat baik dan selalu mendekatkan diri kepada Allah, maka tidak perlu ragu akan balasan Allah yang Maha Kuasa.

Masyarakat sebelumnya lebih mengenal sosok yayan sebagai kepala desa bendungan di tempat ia tinggal sekarang. Sosok yang harmonis dan bersahaja ini telah memberikan banyak perubahan bagi masyarakat di desanya. Kecerdasannya dalam mengelola desa didapat dari interaksi yang sering dilakukan dengan berbagai elemen. Selain itu, kepekaan terhadap kondisi desa yang cukup memperihatinkan membuatnya begitu serius mengurusi masalah masyarakat. Baginya bekerja untuk kemaslahatan adalah bagian dari ibadah yang sudah seharusnya dilakukan setiap manusia yang bermasyarakat.

Yayan tidak merasa malu bekerja sebagai supir. Sekalipun ia telah menyelesaikan kuliahnya di IAIN Bandung (red-UIN Bandung). Pada dasarnya semua pekerjaan sama, yang membedakan adalah sejauh mana kita bisa menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan mengharap ridho dari ALLAH. Hidup bersama keluarga yang sederhana, tidak lantas mengubah hidupnya ketika menjadi seorang pejabat. Karena ia selalu berpandangan bahwa jabatan bukanlah ladang untuk mengumpulkan kekayan, melainkan pengabdian yang mesti dituntaskan demi sebuah kepercayaan dan kemajuan.

Wajar bila periode ini, ia terpilih sebagai anggota dewan. Masyarakat sudah sangat tahu betul kemampuannya dalam membangun daerah, terutama di tempat yang ia tinggali. Sebuah kepercayaan ini tentu harus dibayar dengan mahal. Bukan dalam hal materi, tapi waktu yang ia punya akan berkurang dalam kebersamaan bersama keluarga. “Sudah biasa, istri dan anak ditinggal. Terpenting adalah saling mendo’a untuk keselamatan semua” ujarnya.


By: piyungan

Jumat, 06 Juni 2014

BLACK CAMPAIGN: PRABOWO 'BUDAK' AMERIKA, PADAHAL SAMPAI SEKARANG GAK BISA DAPAT VISA DARI AS

Beredarnya video adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikoesumo saat di Amerika, kemudian diartikan Prabowo pro Amerika, menurut saya tindakan orang panik yang sudah tidak punya bahan untuk kampanye hitam untuk menjelekkan Prabowo. Hal yang sepele saja kalau Prabowo Pro Amerika, kenapa sampai hari ini dia tidak bisa masuk amerika atau tidak diberi visa oleg amerika?

Hal kedua, silakan cari di google atau berita dimana pun, pernahkah Prabowo bertemu Dubes atau petinggi Amerika?, Lalu bandingkan dengan Jokowi seberapa sering dia bertemu dengan Dubes Amerika.?. Mengapa jadi sekarang kok dibalik-balik. Bagaimana hubungan James Riyadi , orang yang disebut-sebut sebagai bandar Jokowi dengan Bill Clinton? Siapa orang Indonesia yang ikut mendanai Bill Clinton?

Kemudian dalam hubungan keluarga, Hasjim itu pengusaha. Kalau Prabowo itu jadi pengusaha setelah pensiun, sedangkan Hashim sejak tahun 1980-an sudah jadi pengusaha.

Kebetulan usaha Hashim itu berangkat atau basisnya pada perdagangan internasional imbal dagang barang. Apakah bisa Hashim yang hanya pidato di luar negeri kemudian disamakan dengan sikap Prabowo.?. Lantas Apakah Probosoetedjo sama dengan Pak Harto, Rachmawati atau Guruh sama dengan Megawati?. Kita ambil contoh Rachmawati sekarang dukung Prabowo, apakah bisa dikatakan Megawati juga dukung Prabowo? Apakah Gus Solah sama dengan Gus Dur?

Marilah kita berfikir jernih, jangan dibodohi antek-antek asing dan para agen Neolib dengan membolak-balikkan fakta dengan memutar video-video yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan Prabowo.

Saya akan menggunakan logika akal sehat saja. Perusaahan Amerika (Yahudi) Rotschild pernah mengajak Hasjim untuk mengambilalih perusahaan Bakrie, dalam sengketa Roscgild dengan Bakrie .Nah atas upaya keras Bakrie melawan Roscild, akhirya Roschild (yang memang tidak jadi kerjasama dengan Hasjim) tidak berhasil mengambil alih perusahaan Bakrie.

Hingga hari ini Rotschlid jadi musuh bebuyutan Ical dan keluarganya. Dulu waktu Prabowo belum koalisi dengan ARB (Ical), Hasjim juga diserang soal berita-berita bahwa dia sebetulnya Yahudi, karena pernah ada berita bahwa Hasjim kerjasama dengan Roschlid. Nah sekarang setelah Ical yang jadi musuh bebuyutan pengusaha Yahudi ke Prabowo. Trus Kesimpulannya bagaimana?

Kalau kita mau jujur yang dulu nyerang Prabowo karena Hashim pernah berhubungan dengan Roschild harusnya, ya ngomong kayak gini nih ..”Prabowo melawan Yahudi” kan ada Ical yang menjadi musuh Rotschlid. Nah sekarang faktanya malah dibalik-balik. Dicari lagi video-video lama.

Kalau Prabowo sampai SMA di Amerika , berarati Pro Amerika , tentu ini juga pembodohan yang luar biasa. Lalu apa bedanya Jokowi yg menyekolahkan anak-anaknya dari SMP sampai Kuliah di luar negeri.? Kemudian baca status saya sebelumnya, bagaimana Prabowo menolak mentah-mentah IMF, bahkan dia yg hanya menantu Pak Harto sampai pergi ke Timur Tengah untuk mencari dana pengganti yg akan dipinjamnkan IMF.

Sayangnya Pak Harto tidak berdaya melawan IMF, hingga hancur ekonomi kita sampai saat ini. Dan ujungnya Pak Harto malah menuduh mantunya itu sebagai “pemberontak” karena tidak pro Amerika. Pak Harto bukan saja yang menelpon Habibie supaya memecat Prabowo, tapi Pak Harto juga yang menghendaki Prabowo tidak jadi menantunya.

Mengapa Prabowo hingga kini harus berdarah-darah (rugi gak karu-karuan) untuk tetap mempertahankan PT Kiani Kertas (PT Kertas Nusantara), karena dari jaman Pak Harto lokasi yang sekarang jadi perusahaan kertas dan Pulp Prabowo itu (bereau -Kalimantan Timur) itu sudah lama di incar Amerika untuk dijadikan pangkalan perang Amerika.

Bahkan salah satu penyebab jatuhnya Pak Harto, juga karena tidak memberikan tempat itu ke Amerika. Ada tiga lokasi yang dibidik Amerika, yaitu Bereau (yang sekarang jadi tempat usaha Prabowo itu), Papua, dan di Kepulauan Riau .

Bagaimana Prabowo yang kehilangan segala-galanya karena melawan Amerika, kok bisa dikatakan Pro Amerika. ayolah kita befikir cerdas. Oh ya tambahan informasi, tanyalah Pada Jenderal yang sekarang berdiri di belakang Jokowi siapa yang punya rumah di Amerika?.

Siapa ysng belum lama ini bolak-balik ke Amerika rapat dengan Freeport supaya dapat saham Freport saat Freport memperpanjang kontraknya nanti?.

Sebagai tambahan, pernah suatu malam dalam diskusi panjang saya dengan Prabowo di rumahnya , dia mengatakan mengapa Amerika memusuhinya , dia mengatakan, “karena saya terlalu banyak tahu”. Marilah Kita Cerdas Memilih Pemimpin. Jadi Pemimpin seperti apa yang mau anda pilih?

Nanik S Deyang (Jurnalis) Di http://www.mediaprabowo.com/marilah-kita-cerdas-memilih-pemimpin/

NASIB PSK DOLLY, MENUNGGU TANGAN AJAIB 'KEMENANGAN' JOKOWI-JK

Front Pekerja Lokalisasi (FPL) Dolly-Jarak kembali mengeluarkan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah.

Diantaranya menolak penutupan dan membatalkan rencana penutupan lokalisasi Dolly-Jarak. Disamping itu, FPL juga menolak diskriminasi, intimidasi yang ditujukan ke lokalisasi.

Selanjutnya FPL meminta penghentian sweeping, pemasangan CCTV, dan Razia yang dilakukan Satpol PP dan aparat kepolisian serta TNI.

"Penghuni dan Pekerja lokalisasi Dolly-Jarak seperti dimatikan dengan kegiatan2 oleh aparat keamanan tersebut," kata Slamet, penguru Humas FPL Dolly-Jarak, Kamis (5/6/2013).

FPL, dikatakan Slamet, meminta adanya pengusutan dugaan pemalsuan identitas peserta kursus ketrampilan.

Karena ternyata peserta kursus ketrampilan bukanlah pekerja lokalisasi Dolly-Jarak.

Dugaan penyalahgunaan anggaran pelatihan yang tidak tepat sasaran.
PSK Dolly Minta Lokalisasi Dilegalkan


Kemudian FPL menurut Slamet meminta pemerintah membuat payung hukum untuk melindungi wilayah lokalisasi sehingga mendapatkan kepastian hukum dan terpenuhinya hak-hak sebagaimana tercantum dalam konstitusi negara.

"Dengan demikian, penghuni dan pekerja lokalisasi tidak selalu dihantui kekhawatiran kena penertiban. Mudah-mudahan Pemerintah memenuhi keinginan kami," tutur Slamet.


Sumber: Tribune

Nasib lokalisasi PSK Dolly memang tinggal menunggu waktu, apalagi pemkot Surabaya bersama pemprov Jatim sudah kekeh akan melakukan penutupan.

Tapi sabar aja selama masih ada PDIP dan koalisinya serta kader-kader militannya seperti wakil walikota SUrabaya yang juga ketua PDIP Surabaya, masa depan pelacuran dan tempat maksiat sejenis masih ada harapan. Makanya berjuanglah jangan Prabowo-Hatta dan koalisi Islamnya menang.

Minggu, 01 Juni 2014

Jokowi Curi Start Kampanye pilih nomor 2 Saat Pidato di KPU, Kubu Prabowo Lapor Bawaslu, Bawaslu nilai pelanggaran

Kubu calon presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, menilai Joko Widodo alias Jokowi telah melakukan curi start kampanye. Tudingan itu menanggapi seruan Jokowi yang mengajak rakyat memilih nomor urut 2 di Pilpres nanti.

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Sukses Prabowo-Hatta, Ahmad Yani, akan melaporkan kejadian ini ke Bawaslu. Jokowi mendahului jadwal kampanye yang ditetapkan KPU.

"Terjadi pelanggaran serius, hari ini capres nomor dua sudah berkampanye dalam pidatonya. Kita ingin segera melapor dan di depan Bawaslu baru beberapa menit, Ketua KPU mengatakan tidak boleh menggunakan tenggang waktu sampai kampanye itu," kata Yani kepada wartawan di KPU, Jakarta, Minggu (1/6).

Yani menjelaskan, sesuai jadwal KPU, capres dan cawapres baru boleh berkampanye pada tanggal 4 Juni hingga 5 Juli 2014.

"Tadi jelas, Pak Jokowi sudah mulai mencuri start. Sudah melakukan pelanggaran terhadap aturan yang disepakati yaitu mendahului jadwal kampanye dengan mengajak untuk memilih nomor dua," jelas Yani.

Apa yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya termasuk kategori kampanye karena bersifat mengajak untuk memilih nomor dua. Yani mendesak Bawaslu untuk segera mengambil sikap atas pelanggaran kampanye yang dilakukan Jokowi.

"Kita tinggal menunggu langkah-langkah yang akan diambil Bawaslu. Bawaslu harus menindaklanjuti, harus diberikan punishment. Kalau tidak, buat apa kita buat aturan," tegasnya.

*http://www.merdeka.com/politik/kubu-prabowo-hatta-jokowi-curi-start-kampanye-pelanggaran.html


Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nelson Simanjuntak angkat bicara terkait pidato capres Jokowi usai pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Apa yang disampaikan Jokowi saat pidato dan mengajak untuk memilih nomor dua masuk dalam kategori pelanggaran kampanye. Sebab, jadwal kampanye baru dimulai dari tanggal 4 Juni hingga 5 Juli nanti.

"Bisa juga kampanye, karena ajakan," kata Nelson kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (1/6).

Nelson menegaskan, pihaknya akan merapatkan masalah ajakan Jokowi yang masuk kategori ajakan itu di internal Bawaslu.

"Kita akan lihat ini, apakah melampaui rambu-rambu. Ini akan saya bicarakan, ini memenuhi satu unsur kampanye, ajakan," jelas Nelson.

Diketahui sebelumnya, pasangan capres Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) mendapat nomor urut dua dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Jokowi memaknai angka dua sebagai keseimbangan.

Di akhir pidato singkatnya, tiba-tiba Jokowi menyampaikan ajakan pada rakyat untuk memilih mereka. Padahal, ajakan memilih atau yang sejenisnya hanya boleh diserukan saat masa kampanye.

"Untuk menuju Indonesia yang harmoni dan seimbang, pilihlah nomor dua," kata Jokowi.

*http://www.merdeka.com/politik/jokowi-serukan-pilih-nomor-2-bawaslu-nilai-pelanggaran.html


SUMBER: PIYUNGAN

INILAH VIDEO PIDATO PRABOWO - JOKOWI 3 MENIT DI KPU | NYATA BEDANYA

Hari ini, Minggu (1/6/2014) pukul 14.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar pengundian nomor urut pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapat nomor urut satu, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapat nomor urut dua.

Usai pengundian nomor urut, KPU memberi waktu 3 menit untuk masing-masing pasangan capres-cawapres untuk memberikan sambutan/pidato singkat.

Inilah video pidato masing-masing capres:
(link: http://www.youtube.com/watch?v=TuKtjMzudFw)


Bagaimana kesan dan penilaian anda setelah menyaksikan Pidato kedua capres?

Salah seorang yang menyaksikan secara live di tv memberi penilaian via akun twiternya, @suryadelalu, berikut kesan dan tanggapannya :

Pidato pertama bagi capres itu penting. Memberi kesan yg lekat, seperti apa gambaran sang calon pemimpin..

Prabowo menyapa org2 di ruang KPU, salam bagi muslim, kristiani, hindu, budha, & salam sejahtera bagi semua. Simbol itikad bagi keragaman..

Seorang pendeta dari Bali mengaku pas menyetel TV saat Prabowo menyapa Om Swastiyastu. Nah saat Jokowi pidato, sudah siap2 menjawab, malah tak ada..

Pidato 3 menit itu digunakan Jokowi utk ucapkan syukur & bersalawat atas nabi, keluarga, para sahabat dan mukminin-mukminat..

Tentu, salawat & doa itu bagus. Tapi ada warga bangsa yg tak merasa disapa. Apalagi bila salawat diucapkan dlm aksen yg terkesan dipaksakan.

Pidato pertama Prabowo dimulai dg menyapa rakyat dari beragam keyakinan. Pidato Jokowi, berusaha menunjukkan bhw dia muslim. Beda!

Lebih lanjut Prabowo ungkapkan perihal keikutsertaannya berkompetisi menuju RI 1. Namun menegaskan bhw akan hormati apapun keputusan rakyat.

Pidato pertama Prabowo sbg capres, akan berkompetisi & hormati keputusan rakyat. Pidato pertama Jokowi, tentang nomor urut 2.. Beda!

Penting bg Capres utk jaga proses demokrasi berlangsung dlm harmoni. Tanpa hrs jelaskan hubungannya dg nomor urut. Siap menang siap kalah.

Adapun halnya Jokowi, mungkin ada yg membisiki agar memanfaatkan momentum utk kampanye. Hingga di akhir pidato terucapkan "Pilih no 2!".

Kata2 berbau kampanye dlm momen seperti tadi malah terkesan kurang simpatik..

Gesture jg penting saat kata demi kata terucapkan. Capres hanya perlu ekspresikan apa yg dirasa. Hanya dg itu dia bisa tampil ok..

Minggu, 25 Mei 2014

JADWAL DEBAT CAPRES CAWAPRES 2014 DI TELEVISI

JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan televisi pemerintah dan swasta untuk menggelar debat calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Debat akan dilakukan sebanyak lima kali selama masa kampanye pilpres, yang terdiri dari dua kali debat capres, dua kali debat cawapres, dan satu kali debat pasangan capres dan cawapres.

Berikut ini adalah jadwal penyelenggaraan debat capres berdasarkan keputusan KPU dan hasil undian.

8 Juni 2014, debat capres diselenggarakan dan ditayangkan oleh SCTV.

15 Juni 2014, debat cawapres diselenggarakan dan ditayangkan oleh Metro TV.

22 Juni 2014, debat capres diselenggarakan dan ditayangkan oleh TV One.

29 Juni 2014, debat cawapres diselenggarakan dan ditayangkan oleh RCTI.

5 Juli 2014, debat pasangan capres-cawapres diselenggarakan dan ditayangkanKompas TV dan TVRI.

Debat pasangan capres dan cawapres yang terakhir juga akan digelar sekaligus penutupan masa kampanye pilpres.

Meski KPU memberikan kesempatan kepada setiap televisi nasional untuk melakukan siaran langsung sesuai jadwal, stasiun televisi tersebut tetap harus berbagi siaran tersebut untuk dapat ditayangkan di stasiun televisi lainnya.

"Dalam upaya menyebarkan informasi yang lebih luas soal capres dan cawapres," ujar Komisioner KPU Sigit Pamungkas di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2014).

*sumber: KOMPAS

Rabu, 02 April 2014

PARAH.., ANIS MATTA PAKAI "JET PRIBADI" KAMPANYE DI KALIMANTAN

BANJARMASIN (2/4/2014) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengunjungi Kalimantan dalam rangkain kegiatan kampanye PKS.

Sebelum memulai rangkain acara kampanye, Anis Matta menyempatkan untuk mengunjungi museum perjuangan rakyat Kalimantan Selatan, Museum Wasaka, yang terletak di Banjarmasin.

Museum Wasaka adalah sebuah museum perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Wasaka singkatan dari "Waja Sampai Kaputing" yang merupakan motto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan.

Museum bertempat pada rumah Banjar Bubungan Tinggi yang telah dialih fungsikan dari hunian menjadi museum sebagai upaya konservasi bangunan tradisional.

"Dalam setiap kunjungan ke daerah, saya selalu menyempatkan berkunjung ke situs-situs sejarah..," ujar Anis Matta via akun twitternya.

Yang istimewa dari kunjungan Presiden PKS ke Museum Wasaka ini adalah rute dan kendaraan yang digunakan.

Bersama pengurus PKS setempat, Anis Matta dan rombongan naik "Jet Pribadi" yang mengapung membelah sungai Kalimantan; orang sini menyebutnya "Keloto".


Bersama tokoh-tokoh Kalimantan yang juga pimpinan PKS Habib Aboe Bakar Al-Habsyi dan Habib Nabiel Al-Musawa, tampak Presiden PKS ini sangat menikmati perjalanan dengan "Jet Pribadi" ini.... hehehe



:: PKS PIYUNGAN

Kamis, 13 Maret 2014

TEST DNA, KALAU BENAR BANYAK KONDOM BEKAS TOILET DI DPR RI...!

Merebaknya isu banyaknya terdapat bekas kondom di tempat sampah pada toilet DPR RI, ada banyak versi cerita, diantaranya adalah seperti berikut ini:


KONDOM BEKAS PAKAI BERSERAKAN DI GEDUNG DPR RI
Wajah para sekretaris anggota DPR RI yang cantik-cantik dan seksi itu boleh memerah karena skandal seks antara anggota dewan dengan para sekretarisnya yang dilakukan secara kilat di toilet-toilet gedung DPR RI mulai tercium khalayak luas. Kebobrokan moral anggota dewan dan sekretarisnya dilakukan tanpa lagi malu-malu. Setelah lampiaskan napsu, seenaknya mereka buang begitu saja bekas bungkus pelindung (kondom) di tempat sampah toilet.

Bagi anggota dewan dan sekretarisnya, skandal seks di toilet DPR kelihatannya jauh lebih aman dan nyaman dibanding diluar sana yang resiko gegernya lebih besar. Bagaimana tidak akan menjadi geger. Kamera wartawan ada dimana-mana, sementara sebagai wakil rakyat, wajah mereka begitu mudah dikenali. Salah langkah sedikit saja bisa jadi konsumsi berita publik yang berakibat dipecat karena pelanggaran etika. Maka seks kilat di area gedung DPR menjadi pilihan paling aman.

Beberapa lokasi di area gedung DPR RI situasinya memang sepi, termasuk toilet-toilet dan ruang-ruang yang banyak kosong tidak terpakai. Situasi ini semakin mendukung aksi skandal mereka. Ketua DPR RI, Marzuki Ali, tidak menampik skandal ini. Tapi ia tak dapat berbuat banyak kecuali hanya meminta supaya tidak ada lagi kondom-kondom yang ditemukan di tempat sampah.

Sebuah media ibukota melansir pernyataan pengamat politik, Karel Susetyo, bahwa gedung DPR yang luas memang rawan asmara seks dan perselingkuhan, banyak ruang kosong yang sepi dan jarang terpantau orang.

“Gedung luas dan tempat sepi ini yang menjadi rawan. Ini kan masalah moral. Tentu harus dikembalikan ke parpol, biar parpol yang bertanggung jawab, kenapa bisa memilih caleg tidak bermoral”, tandas Susetyo.

Media itu juga melansir data dari Badan Kehormatan DPR yang banyak menampung laporan dan aduan perselingkuhan antar anggota dewan ataupun dengan sekretarisnya. Aduan itu dilaporkan mulai dari suami atau istri para anggota dewan. Bahkan ada juga yang datang dari pihak luar yang mengetahui skandal seks di area gedung DPR.

Skandal seks di lingkungan gedung DPR RI sudah bukan rahasia lagi. Petugas cleaning service yang bertugas di sana sudah bosan dengan penemuan kondom yang berserakan hampir di setiap sudut gedung. Bahkan seorang petugas cleaning service mengaku tidak sengaja pernah memergoki pasangan mesum di dalam toilet. Tapi, lima lembar uang seratus ribuan pun masuk ke sakunya, katanya sebagai uang tutup mulut.
================================================================

INI BISA JADI HANYA FITNAH (untuk melemahkan kewibawaan DPR dan merupakan bagian black campaign. 
Dan KALAU MEMANG BENAR, Mengapa tidak di ambil saja untuk di # CEK_DNA nya ????

Rabu, 05 Maret 2014

NASIB 'PENGKHIANAT' PKS, YUSUF SUPENDI DITINGGALKAN PENDUKUNGNYA

Fenomena Ustadz Yusuf Supendi beberapa waktu belakangan ini sempat menyita perhatian publik, salah satu deklarator PK ini belakangan keluar dan terlibat pertarungan sengit dengan para petinggi DPP PKS, utamanya karena kerap menyerang mantann presiden PKS dan ketua Majelis Syuro PKS. Meski demikian DPP PKS terkesan menutup diri tentang penyebab dikeluarkannya Yusuf Supendi  ini. Meski ada desas-desus yang juga berkeliaran disebagian kalangan kader. Namun, isu tersebut sengaja ditahan guna menghindari pencemaran nama baik dan agar tidak menjatuhkan wibawa ke ustadzan Yusuf Supendi di mata umat.

Selain desas-desus berkurangnya job ceramahnya akibat keluar dari PKS, Bergabungnya Yusuf Supendi ke Partai Hanura menuai beragam respon. Sejumlah pendukung yang mengatasnamakan murid setia Supendi menyesalkan sikap politik gurunya itu. Mereka pun menolak ajakan Yusuf Supendi untuk masuk Hanura dan bersama-sama membesarkan partai pimpinan Wiranto itu. Akhirnya para Pendukung Yusuf Supendi Kembali ke PKS.

“Lebih baik kembali kepada PKS daripada masuk ke dalam partai bukan Islam seperti Hanura,” kata sebagian pendukung Yusuf Supendi.

Salah seorang pendukung Yusuf Supendi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap Yusuf Supendi. Menurutnya, selama ini ia mendukung Yusuf Supendi sebagai solidaritas tanpa menelusuri lebih jauh mengapa ia dipecat.

“Waktu itu kami mendukung beliau, tanpa perlu tahu alasan pemecatanya. Namun dengan masuknya ke Hanura, kami menjadi seakan sadar, pantas saja dahulu Pak Yusuf Supendi dipecat.

”Setelah sempat keluar dari PKS, pendukung Yusuf Supendi itu pun menyatakan akan kembali masuk ke PKS, meskipun harus memulai tahapan kaderisasi dari bawah lagi, sebagai anggota pemula.


Seperti diketahui, PKS merupakan partai Islam yang sangat ketat dalam proses pembinaan (kaderisasi). Anggota terbina PKS memulai pembinaan sebagai kader. Sedangkan untuk menjadi anggota terdaftar (belum kader), setiap warga negara Indonesia (WNI) bisa bergabung ke PKS.

Hal ini sangat wajar, mengingat HANURA adalah partai nasionalis, saat ini telah mengusung capres keturunan China yang non-Muslim, maka sangat wajar mereka menjadi berang. Sudah jadi rahasia umum basis tradisional PKS adalah kelompok ISlam konservatif, sangat tidak masuk akal kalau mereka mengalihkan suara dan dukungannya ke parpol nasionalis, apalagi yang mengusung capres atau cawapres non-Muslim, maupun wanita. Minimal kalaupun tidak golput, mereka hanya akan mengalihkan suara ke partai yang sealiran dengan mereka ke partai Islam lainnya seperti PPP, ataupun PBB yang tetap berazaskan Islam.

Kamis, 27 Februari 2014

BABI DIJADIKAN LABEL HALAL, MUI: TEMPO, MEDIA ANTI ISLAM


Akhirnya MUI Sadar Bahwa Tempo Media Anti Islam: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebutkan, kreator dan penulis yang terkait dalam laporan utama Majalah Tempo edisi terbaru anti-Islam.

Setidaknya MUI menyebutkan ‘anti Islam” ini dalam dua dari sembilan butir klarifikasinya terhadap laporan utama Majalah Tempo, edisi 24 Februari - 2 Maret 2014. Kami menerima klarifikasi MUI itu pada Rabu (26/2).

Butir 1:

Cover dengan Judul “ASTAGA LABEL HALAL”. Petinggi Majelis Ulama Indonesia ditengarai memperdagangkan Label Halal. Tempo melacak hingga Austrlia dan Belgia. Dengan Gambar Makanan Kaleng Bergambar Babi yang dicap logo Halal MUI, sangat menyakitkan umat Islam yang membacanya. Ditambah lagi dengan karikatur Binatang Babi “ada cap Haram Bos”, dan kotoran sapi dimasukan ke dalam kaleng yang bertuliskan MUI, maka lengkaplah tuduhan kepada MUI yang dianggap memperdagangkan label Halal. Kreasi Tempo melecehkan umat Islam dengan menuduh MUI mempermainkan label Halal hanya dibuat oleh pihak tertentu yang anti Islam.

Butir 8:

Dan lebih dari itu Tempo telah menulis dengan narasi dan karikatur yang sangat menyakitkan hati ulama dan umat Islam sepertinya penuh kebencian terhadap MUI yang seperti itu hanya ditulis oleh orang anti Islam

MUI Nyatakan Sertifikasi Halal Harus Bersifat Wajib: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sertifikasi halal harus bersifat wajib atau mandatory. Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakil mengatakan, saat ini Rancangan Undang-Undang Jaminan Produk Halal (RUU JPH) masih alot membahas tiga poin penting.

"Satu, sifat sertifikasi apakah mandatory atau voluntary. Saat ini masih dalam proses pembahasan, Kemenkes malah bilang haram (industri farmasi) disertifikasi. Itu yang baner-benar bikin perdebatan terus," kata dia di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Adapun poin kedua, lanjut Lukman, mengenai otoritas yang melakukan pemeriksaan, audit, memutuskan fatwa, dan mengeluarkan sertifikasi halal. Ketiga, adalah bentuk kelembagaan MUI, apakah di bawah presiden atau Kementerian Agama.

"Saya belum tahu perkembangan (RUU JPH) dan karena belum ada undangan lagi. Tapi sikap kita tetap, sertifikasi itu mandatorydalam rangka perlindungan konsumen. Kalau (sifatnya) voluntaryya tidak perlu ada undang-undang itu," kata Lukman.

Adapun untuk otoritas, ia menambahkan, seharusnya tetap dilakukan oleh MUI. Selain itu, bentuk lembaga MUI pun diharapkan langsung di bawah tanggung jawab presiden.


Sumber: bangkapos http://dlvr.it/51pY5C

Sumber: inilah http://dlvr.it/51pY5L

http://www.dakwatuna.com/2014/02/26/46880/karikatur-babi-dan-label-halal-mui-di-tempo-lecehkan-umat-islam/#ixzz2uRFJQb2x

Rabu, 19 Februari 2014

MARS PKS DINYANYIKAN PADUAN SUARA GEREJA SPIRITUS SANTOS NTT, MARS PARTAI ISLAM MENGGUNCANG INDONESIA TIMUR



PKS ingin buktikan Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin, Lagu "Mars PKS" dibawakan oleh Paduan Suara Gereja Spiritus Santos mengawali acara "Dialog Kebangsaan" yang digelar pada Sabtu (15/2), di Ruang Kalimutu, Grand Wisata Hotel, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta pun dibuat takjub.

"Lagu Mars PKS dibawakan dengan sangat indah oleh saudara-saudara kita dari kelompok paduan suara ini. Saya telah beberapa kali mendengar lagu ini dibawakan, tapi malam ini saya mendengar versi yang jauh lebih merdu dari yang pernah saya dengar sebelumnya,” Anis mengapresiasi.

Adapun lirik dari Mars PKS yang heroik dengan semangat Jihad itu adalah:

"MARS PKS"

Kita berhimpun dalam barisan
Lantangkan suara hati nurani
agar negri ini berkeadilan
Indonesia maju bukan hanya mimpi
Reff:
Partai keadilan sejahtera
Maju terus tanpa kenal lelah
Kibarkan tinggi panji Allah
Bangun indonesia penuh berkah

Kita berhimpun dalam barisan
Lantangkan suara hati nurani
Lahirkan pemimpin adil sejati
Yang cinta rakyat dan negri ini
Kembali ke Reff:



Video "Mars PKS" yang dibawakan Paduan Suara Spiritus Santos dapat dilihat disini:


Akankah ini menjadi tanda-tanda Islam akan berjaya di Timur mengingat, mars Ini sejatinya dibuat dan mengandung unsur semangat jihad yang tinggi, waktu yang akan membuktikannya.

Selasa, 18 Februari 2014

KELAKUAN BENGAL ELITE PKS YANG TIDAK TER-EKSPOS MEDIA


PKS adalah satu satunya partai dakwah setahun terakhir banyak tersandung kasus. Jujur saja PKS lebih pantas disebut Partai Keseruduk Sapi, karena memang masalah ini yang membuat mantan presiden PKS terkena vonis penjara !6 tahun lamanya. Anehnya kader PKS masih saja tetap bekerja untuk masyarakat tak perduli apakah itu menjelang pemilu atau pun masih jauh.
Namun tanpa sepengetahuan masyarakat, banyak tindakan bengal' nan ekstrim yang dilakukan oleh para petinggi PKS yang jarang ataupun tak pernah di beritakan media.Maklum aja, bagi media BAD NEWS is A Good News, kalau berita baek mah kagak laku di jual..
Diantara kelakukan bengal, ektrim, jahat dan aneh para elit PKS hampir tidak dilakukan oleh elit parpol lain termasuk manusia bukan dewa seperti Jokowi, kelakukan itu diantaranya adalah:
(1) Aleg PKS DPRD DKI, ustadz Muhammad Subki, Lc tengah mengantar warga yang sedang sakit ke rumah sakit.


2. HNW menerobos banjir untuk memperhatikan kebutuhan korban banjir



 Ustadz Hidayat Nur Wahid, Ketua F-PKS DPR RI, membersihkan Mesjid/musholla yang terkena banjir.



(3) Anis Matta, Presiden PKS, sungguh menumpuk beban amanah di pundaknya di saat partai dakwah ini dalam mihnah (ujian) yang dahsyat. Beliau juga terjun langsung, menyemangati para relawan PKS, turun ke Posko Banjir.

(4) Ir. Tiffatul Sembiring, Menteri dari PKS yang menyeruak banjir, mendatangi rakyat, namun herannya Kenapa Tidak pakai perahu karet...?


***
Beginilah kelakuan para elit-elit PKS. Mereka yang terdepan menjadi teladan.
Semoga Allah selalu menjaga kalian, memberi taufik hidayah, dan meridhoi langkah-langkah kalian.
Semoga Kelakukan bengal, ektrim, jahat dan aneh para elit PKS tidak cepat berlalu.
#AYTKTM


Minggu, 16 Februari 2014

KONSEP 'SESAT' PEMBANGUNAN ala PKS

Pembangunan dilakukan untuk mereduksi dan menanggulangi masalah dan tingkat kemiskinan yang terjadi dalam suatu wilayah atau negara. Untuk itu lahirlah teori-teori pembangunan yang dilengkapi dengan teori model-model pertumbuhan. Antara lain seperti; Teori Pembagian Kerja Secara Internasional (PKSI), Teori W.W. Rostow: Lima Tahap Pembangunan, Teori Harrod – Domar: Tabungan dan Investasi, David McClelland: Dorongan Berprestasi (n-Ach), Teori Max Weber: Etika Protestan, Teori Bert F. Hoselitz: Faktor Non Ekonomi, Teori Alex Inkeles dan David H. Smith: Manusia Sebagai Komponen Penopang Pembangunan, Andre Gundre Frank dan Dos Santos: Teori Ketergantungan (Dependency Theory), dan lain sebagainya.
Teori-teori ini memaparkan realitas, menjawab dan memberi solusi atas kebutuhan dalam memecahkan masalah pertumbuhan dan pembangunan, namun pendapat dan teori-teori yang dihasilkan tersebut terkesan bersifat terlalu khusus, pasial, dan terbatas, padahal permasalahan dan kebutuhan bangsa-bangsa terhadap solusi membutuhkan jawaban yang lebih kompleks, integral, dan menyeluruh.
Menjelang pemilu 2014 ini banyak partai politik senantiasa memaparkan konsep pembangnannya. Dalam Flat Form 2009 yang lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menawarkan solusi yang dapat dilakukan guna menghasilkan pembangunan yang ideal dengan menerapkan tiga karakteristik pembangunan, yaitu:
1.      Bersifat Integral
Pembangunan disatu sektor tidak dapat dipisahkan dengan pembangunan di sektor lain. Pembangunan ekonomi misalnya, tidak terlepas dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, pembangunan sistem politik yang bersih dari penyimpangan, penegakan hukum berkeadilan, pengembangan iptek yang bertumpu pada kekuatan sendiri (kemandirian) dan pembangunan sosial budaya yang berakhlak. Sehingga tidak ada ruang bagi arogansi sektoral yang hanya menyempitkan pembangunan pada satu sektor saja. Ini mensyaratkan harus adanya koordinasi yang harmonis antar sektor pembangunan. Sebab inti pembangunan adalah manusia baik sebagai pelaku, objek dan sekaligus tujuan pembangunan.
2.      Bersifat Universal
Harus diakui bahwa keberhasilan pembangunan tergantung pada cara pandang bangsa (Indonesia) terhadap berbagai asset yang dimiliki. Baik aset sumber daya alam (SDA), sosial, politik maupun budaya. Pembangunan tidak akan mencapai hasil yang optimal apabila berbagai modal dasar yang ada dipandang hanya untuk satu generasi saja. Untuk itu perlu dikembangkan pandangan universal, yaitu pandangan yang mencakup lintas generasi, lintas teritorial, bahkan lintas kehidupan.
ñ          Pandangan lintas generasi berarti pembangunan harus dijaga agar tetap dapat berlanjut (sustainable) untuk generasi berikutnya.
ñ          Pandangan lintas teritorial, pembangunan di suatu tempat atau pembangunan wilayah Indonesia tidak dilakukan semena-mena dengan mengabaikan pengaruhnya terhadap tempat dan wilayah lain, seperti tatanan sosial, kemanusiaan, dan kerusakan alam.
ñ          Pandangan lintas kehidupan (dalam hal ini akhirat), membuat segala aktivitas dalam pembangunan sebagai bagian dari ekspresi religiusitas mereka. Bahkan, bangsa Indonesia akan diakui dunia sebagai bangsa yang membawa rahmat bagi seluruh alam karena pandangan yang universal tersebut. Karena religiusitas bertujuan membawa manusia dalam interaksi kemanusiaan yang berkedamaian.
 
3.      Partisipasi Total
Pembangunan merupakan hak sekaligus kewajiban masyarakat, bukan hanya negara. Karenanya pemberdayaan masyarakat, baik pemberdayaan politis maupun ekonomis akan mengantarkan rakyat pada posisi sejajar sebagai mitra pemerintah, yang duduk bersama-sama untuk merumuskan kepentingan bersama. Partisipasi total dari masyarakat – pengusaha – pemerintah, serta kerjasama internasional, yang merupakan lintas komponen dan lintas aktor adalah keniscayaan dalam mengelola pembangunan dengan pandangan yang bersifat integral, global dan universal menuju keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan.
Dalam hal ini, aktor pembangunan nasional ada tiga komponen, yaitu: pemerintah – dunia usaha – masyarakat. Ketiga komponen ini harus bekerjasama secara egaliter tanpa ada upaya untuk saling mendominasi, memonopoli, dan mereduksi peran masing-masing. Dalam bingkai ini pemerintah hendaknya sedapat mungkin mengambil fungsi minimalis menjadi fasilitator dan administrator melalui berbagai regulasi penting dan strategis.


Kiranya konsep ini akan melahirkan hasil pembangunan dan pertumbuhan yang lebih bermartabat, terhindar dari intrik pertentangan kelas, dan upaya saling mendominasi peran, maupun mereduksi peran sebagian yang lain. Sehingga pembangunan yang dihasilkan lebih merata, berkesinambungan, serta menyeluruh.
Inilah konsep pembangunan yang PKS tawarkan, itu masih pengantarnya, belum lagi isinya. Silahkan bedah dan diuji, karena  mayoritas pakar merespon positif bahkan ada yang memberikan nilai 100.

Kamis, 13 Februari 2014

RUSIA AKAN BANTU INDONESIA JIKA DIKEROYOK SINGAPURA dan SEKUTUNYA



Memanasnya hubungan antara pemerintah Republik Indonesia dengan Singapura-Australia-Papua New Guenea membuat Duta besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Yurievich Galuzin angkat bicara, kepada TVRI saat ditemui di kantor kedutaannya di Jakarta mengatakan, Indonesia itu adalah negara sahabat kami, sahabat yang telah lama menjalin hubungan baik. Tahun 2013 lalu adalah puncak keakraban Indonesia-Rusia, Indonesia membeli berbagai senjata dan peralatan dari Rusia, pesawat tempur, rudal, dan beberapa senjata perang lainnya yang tidak dipublikasikan dan Rusia menghargai itu.

Terkait hubungan yang memanas antara Indonesia dan Singapura, Mikhail mengatakan: “Rusia akan terus mengikuti perkembangannya. Hal terburuk jika akhirnya terjadi perang antara Singapura dan Indonesia, Rusia tidak akan khawatir sama sekali, sebab Singapura hanya melihat senjata milik TNI yang dipublikasikan sementara tidak mengetahui senjata TNI yang menjadi bagian rahasia operasi. Tapi Rusia tau betul kekuatan Indonesia saat ini, Indonesia bukan tandingan Singapura.” Namun ia menegaskan, jika terjadi penyerangan bersama sekutu (AS, Inggris, Malaysia, PNG, dan Australia) tanpa diminta maka Rusia tau apa yang harus dilakukan untuk sahabat kami Indonesia, ini sikap resmi pemerintah Rusia.

Dia melanjutkan: “Jika Indonesia menghadapi sebuah persekutuan maka Rusia adalah sahabat Indonesia yang akan melakukan tugas sebagai sahabat baik yang tidak akan membiarkan sahabat nya diserang dalam sebuah ketidakadilan, Indonesia adalah sahabat kami yang tempatnya lebih tinggi dari sebuah sekutu. Dan tentu kami akan melakukan hal yang lebih dari apa yang kami lakukan terhadap sekutu kami, melindungi dan membantu sahabat adalah idiologi kami (Rusia).”

(TVRI LIVE dialog wartawan Endang Susanti di kantor Kedubes Rusia)



Sumber: Официальная учетная запись Посольства России в Индонезии @FN
http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=14657&type=8#.Uvyt0mKSxiy



Kamis, 06 Februari 2014

Empat Kader PKS Memimpin 62 Juta Penduduk Indonesia

Dengan terpilihnya H. Abdul Ghani Kasuba sebagai Gubernur Maluku Utara, kini 4 kader PKS hadir memimpin negeri. Mereka memimpin dan mengayomi 2 dari 10 provinsi di pulau Sumatera, 1 dari 6 provinsi di pulau Jawa, dan 1 dari 2 provinsi di pulau Maluku. Ini artinya PKS memimpin 4 dari 34 provinsi  di Indonesia. Berikut nama-nama Gubernur kader PKS:
H. Ahmad Heryawan, Lc. (Gubernur Jawa Barat)


Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi., M.Sc. (Gubernur Sumatera Barat)


H. Gatot Pujo Nugroho, A.Md., S.T., M.Si. (Gubernur Sumatera Utara)


H. Abdul Ghani Kasuba (Gubernur Maluku Utara)

Dilihat dari aspek jumlah polpulasi, total populasi dari keempat propvinsi di atas adalah 61.920.932 jiwa dari total populasi negara Republik Indonesia 237.556.363jiwa berdasarkan sensus penduduk pada tahun 2010. Ini artinya PKS memimpin dan mengayomi 26,07% penduduk di nusantara.

Dilihat dari aspek agama, keempat provinsi di atas berpenduduk mayoritas umat muslim, yakni: Jawa Barat 97% dari 43.053.732 jiwa, Sumatera Barat 97,4% dari 4.846.909 jiwa, Sumatera Utara 66,09% dari 12.982.204 jiwa, dan Maluku Utara 76,1% dari 1.038.087 jiwa. Ini artinya saat ini PKS sebagai partai Islam mendapat dukungan dari provinsi yang warganya mayoritas beragama Islam.

Dilihat dari aspek kesukuan, penduduk Jawa Barat terdiri dari suku: Sunda, Betawi, Cirebon, Batak, Minangkabau, dan Tionghoa. Penduduk Sumatera Barat terdiri dari suku: Minangkabau, Batak, Jawa, dan Mentawai. Penduduk Sumatera Utara terdiri dari suku: Batak, Jawa, Nias, Melayu, Tionghoa, Minangkabau, Banjar, dan lain-lain. Sedangkan penduduk Maluku Utara terdiri dari suku: Module, Pagu, Ternate, Makian Barat, Kao, Tidore, Buli, Patani, Maba, Sawai, Weda, Gne, Makian Timur, Kayoa, Bacan, Sula, Ange, Siboyo, Kadai, Galela, Tobelo, Lodoa, Tobaru, Sahu, Arab, dan Eropa. Ini artinya PKS memimpin dan mengayomi lebih dari 37 suku bangsa bersar di nusantara.

Melihat data di atas walaupun PKS baru berhasil memimpin pada 4 dari 34 provinsi di negara Republik Indonesia, namun keempat provinsi tersebut adalah provinsi besar pada masing-masing pulau di nusantara. Jawa Barat adalah provinsi dengan populasi terbesar di pulau Jawa bahkan terbesar di Indonesia, Sumatera Utara adalah provinsi dengan populasi terbesar di pulau Sumatera ditambah lagi Sumatera Barat, begitu juga Maluku Utara adalah separuh dari populasi pulau Maluku. Ini artinya PKS tidak bisa dianggap enteng.

Apabila PKS berhasil mengelola dan memajukan keempat provinsi besar tersebut di atas, sigap menyolidkan kader-kadernya di berbagai lapisan, pandai mengoptimalkan mesin politik yang sudah teruji relatif handal, dan cerdas memaparkan ide-ide brilian untuk masa depan Indonesia gemilang ke hadapan masyarakat, bukanlah hal yangabsurd target 3 besar yang dicanangkan akan tercapai.
Akankah PKS berhasil meraih peringkat 3 besar di pemilu 9 April 2014 mendatang?Waktulah yang akan menjawab, yuk kita tunggu beberapa hari ke depan…

Salam Persaudaraan
http://politik.kompasiana.com/2014/01/29/empat-kader-pks-memimpin-62-juta-penduduk-indonesia-629759.html