Sabtu, 25 Oktober 2014

Benar Kata Ruhut, "Jokowi Hanya Jadi RI-4"

Semua orang tahu tanpa Megawati, Jokowi gak bakalan bisa jadi Presiden. Jangankan jadi Presiden, jadi calon presiden pun tak mungkin tanpa restu Megawati sebagai Ketua Umum PDIP.

Maka tak heran, Megawati lah penentu calon menteri di kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk 5 tahun kedepan. Hal ini di dukung dengan pernyataan Mega yang hanya menjadikan Jokowi “cuma” petugas partai saja.

“Saya pesan ke Pak Jokowi, sampeyan tak (saya) jadikan capres, tapi jangan lupa ingat capres-nya saja, Anda adalah petugas partai yang harus melaksanakan apa yang ditugaskan partai,” ucap Mega dalam pidatonya saat deklarasi koalisi PDIP, Partai NasDem, dan PKB di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta saat itu.

Walaupun Jokowi punya Hak Prerogatif sebagai presiden dan tambahan Hak Veto (hehehe) namun kenyataan tanpa izin Mega, maka calon menteri itu batal. Nah, disitulah timbul masalah dan blunder. Bocor ke publik bahwa Megawati mengusulkan sejumlah menteri, namun calon menteri yang diusulkan Mega malah mendapat stabilo merah dari KPK. Akhirnya pengumuman kabinet pun gagal.

Seperti dilansir dari laman Inilah.com, Jum’at (24/10/2014), bahwa sumber yang berasal dari petinggi PDIP di Parlemen menginformasikan, urungnya pengumuman disebakan sejumlah kandidat menteri yang direstui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendapat tanda merah dari KPK. “Nama yang direkomendaiskan Ibu justru masuk catatan merah KPK. Ini blunder,” sebut sumber tersebut.

Jadi benar apa yang dulu disampaikan Ruhut Sitompul saat Pilpres, kalau Jokowi jadi Presiden maka Jokowi hanya akan jadi RI-4. (Baca: Kalau Menang, Prabowo RI-1 Jokowi RI-4)

Ruhut menyatakan jika Jokowi terpilih hanya akan menjadi orang nomor empat di Indonesia. Tidak benar-benar menjadi presiden (RI1) karena akan diatur oleh Mega.

Belum lagi dengan pasangan Jokowi sebagai cawapres yakni Jusuf Kalla (JK). Dia melihat JK sering bermanuver seolah menjadi presiden, padahal hanya wakil presiden. (Baca: JK : Siapa yang Suruh Bikin Acara di Priok?)

"Kalau Prabowo enggak usah kulonuwun (dia RI1 -ed), kalau Jokowi presiden nanti enggak RI1, tapi RI4. Kenapa? Hati-hati JK kadang-kadang malah jadi real presiden," tegas Ruhut.

Lalu siapa RI1-nya?

"Bisa ibu Mega bisa pak JK."

Sementara untuk RI3 dia yakin adalah putri bungsu Mega yakni Puan Maharani.

Sebagai warga negara demi berlangsungnya pemerintahan yang efektif mari kita dukung Jokowi untuk menggunakan Hak Veto nya agar benar-benar jadi RI-1 :)
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar