Jumat, 11 Juli 2014

LEMBAGA SURVEY YANG MENANGKAN JOKOWI-JK DIISI OLEH TIMSES SENDIRI ..?

Jokowi didaulat menjadi pemenang Pilpres oleh beberapa lembaga survei. Mengaku kredibel, beberapa lembaga survei ini meyakini quick count (QC) mereka tak akan beda jauh dengan hitungan KPU, 22 Juli nanti. Tapi, riwayat dan hal lain terkait lembaga ini menghalangi kita untuk mempercayai klaim besar lembaga-lembaga ini.

1. SMRC : tokohnya Saiful Mudjani. Doktor lulusan universitas Ohio ini pendukung berat Jokowi. dukungannya tak tanggung-tanggung, ia mengakui bagi2 uang utk Jokowi di Banten
http://nasional.kompas.com/read/2014/06/11/2016450/Saiful.Mujani.Benarkan.Bagi-bagi.Uang.Usai.Kampanye.untuk.Jokowi

2. Indikator: tokohnya Burhanuddin Muhtadi. Burhan adalah anak buah Saiful Mujani di Lembaga Survei Indonesia. Diduga, SMRC dan Indikator, adalah dua nama yang berisi orang-orang yang sama.
3. Lingkaran Survey Indonesia : tokohnya Denny JA. Denny adalah tim sukses Jokowi
Bukti:
http://m.antaranews.com/berita/434407/denny-ja-dukung-jokowi-karena-ideologi

4. CSIS : Bukan lembaga survey yang diakui oleh KPU utk melakukan quick count dan lembaga ini adalah lembaga yang mendukung Jokowi.

5. Cyrus : lembaga quick count yang tdk pernah teruji dalam quick count2
Patron: Hasan Batupahat, yang tak lain Tim sukses Jokowi (Koordinator “Komunitas Kopi”)

http://politik.rmol.co/read/2014/06/27/161339/Agus-Gumiwang-Hadiri-Deklarasi-Laskar-Biji-Kopi-Dukung-Jokowi-JK-

6. Litbang Kompas: lembaga survei Gramedia Grup milik Jacob Oetama ini adalah pendukung Jokowi-JK yg konsisten. Kebijakan redaksi media di bawah Gramedia Grup terus mengangkat pencitraan Jokowi dan mendowngrade citra Prabowo-Hatta lewat isu HAM yg tdk pernah disoal Kompas saat Prabowo maju sebagai cawapres Mega di 2009.

7. Sekarang ada ribut-ribut tentang perlunya mengaudit lembaga survei. Nama lembaganya asosiasi surveyi Persepi. Tapi, ketua Persepi sendiri adalahAndrinof Chaniago yang tak lain timses Jokowi; bagaimana bisa mengaudit, jika ketuanya sendiri bukan orang netral.

Pangkal masalah QC yang dibuat lembaga survei (yang katanya kredibel) memenangkan Jokowi-JK
· LSI Deny JA, Konsultan Politik Merangkap Tim Sukses Jokowi-JK.
· SMRC Siful Mujani, Konsultan Politik Merangkap Tim Sukses Jokowi-JK
· Indikator Politik Burhanudin Muhtadi, lembaga survey merangkap Tim Sukses Jokowi-JK.
· CSIS Soyan Wanandi, Konsultan Politik Merangkap Tim Sukses Jokowi-JK
· Litbang Kompas, Konsultan Politik Merangkap Tim Sukses Jokowi-JK
· POLMARK Eep Saifullah Fatah, Konsultan Politik Merangkap Tim Sukses Jokowi-JK.

Dengan data di atas, tak heran jika lembaga dan orang-orang yang katanya kredibel itu mengunggulkan Jokowi. Hasil survei yang mereka rilis meragukan, sebab mereka menjadi bagian dari objek yang mereka teliti. Kita sama mengetahui kalau data kuantitatif ini bisa saja dikotak-katik sewaktu-waktu.
Bukti hal ini sudah banyak kita ketahui, seperti data kemiskinan, data kesehatan, bahkan data kependudukan juga selalu bermasalah.
Sekian.

Sumber: politik.kompasiana.com, dll
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar