Selasa, 17 Juni 2014

SIBUK PENCITRAAN, JEMBATAN TAMBORA HAMPIR RUBUH, JOKOWI CUMA BILANG "SUDAH TAHU", TANGGUNG JAWABNYA MANA..?

Saat Gubernur DKI, Joko Widodo meresmikan pasar Jembatan Dua, Tambora terjadi insiden pegangan tangga depan jembatan pasar tersebut roboh. Jokowi mengaku pihaknya sudah mengetahui kondisi jembatan tersebut.

"Sudah tahu (kondisi jembatan rapuh)," kata Jokowi sesaat sebelum meninggalkan pasar Jembatan Dua, Kamis (16/5/2014).

Insiden ini terjadi saat Jokowi sudah hampir menyudahi kunjungannya di pasar yang baru diresmikannya. Saat itu, pegangan tangan jembatan tersebut keropos dan jatuh menimpa seorang anak kecil yang sedang menuruni tangga tersebut. Ia hampir terjepit dan nyaris jatuh namun berhasil menyelamatkan diri.


Kondisi jembatan penyeberangan tersebut memang sudah cukup rapuh. Anak tangga dan jalan jembatan sudah terlihat berkarat dan mulai keropos. Hanya tampilan luar yang dicat putih agar nampak seperti baru. Jembatan ini jarang digunakan oleh warga. Namun, karena kedatangan Jokowi, jembatan tersebut dinaiki warga untuk melihat sosok gubernurnya.

Saat meresmikan pasar warga memang tampak sangat antusias dengan kedatangan Jokowi. Mereka mengikuti Jokowi berkeliling pasar untuk memotret atau sekedar bersalaman. Tak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini. Petugas Satpol PP dan pihak kepolisian segera melakukan penanganan.


Dibagian lainnya, jembatan gantung di Tambora, Jakarta Barat yang melintasi sungai Banjir Kanal Barat juga belum diperbaiki. Padahal jembatan itu masih digunakan warga sebagai alat menyebrangi sungai.

Kerusakan pada jembatan sudah terjadi sejak sebulan silam. Namun Pemerintah setempat masih belum memperbaiki jembatan. Meski kondisinya memprihatinkan, masih ada warga yang nekat melintas di atas jembatan.

Maklum, bagi warga, jembatan ini satu-satunya jalan terdekat untuk melewati sungai Banjir Kanal Barat. Warga juga mengungkapkan jembatan sudah berumur tua sehingga banyak bagian yang keropos pada kabel penyangga. Mereka berharap Pemerintah setempat segera memperbaiki jembatan.

Beginilah kalau Janji Jokowi hanya cuma janji, janji menuntaskan amanah di Jakarta 5 tahun malah menyibukkan diri dengan pencitraan mau jadi presiden. Akibatnya hal kecil dan sederhana tidak mampu dilaksanakan dan terabaikan.
Belum lagi kalau kita evaluasi masalah banjir yang hari-hari belakangan juga kembali menerpa Jakarta juga tidak diatasi secara maksimal, masalah kemacetan, PKL, dan sampah.

Selamat berjuang masyarakat Jakarta, siap-siap ditinggalkan sang Gubernur Citra.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar