Minggu, 22 Juni 2014

INTIP DESAIN UANG BARU NKRI


Seperti kita ketahui bahwa nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing termasuk yang terendah diantara negara ASEAN. Rupiah menempati posisi kedua dari bawah, satu peringkat di atas Vietnam Dong. Hal ini berdampak negatif. Rupiah dipersepsikan bernilai sangat rendah.

Untuk itu pemerintah bermaksud melakukan kebijakan yaitu melakukan redenominasi. Redenominasi adalah penyederhanaan jumlah digit pada denominasi atau pecahan Rupiah tanpa mengurangi daya beli, harga atau nilai tukar Rupiah terhadap harga barang dan atau jasa. Sebagai ilustrasi, dapat dilihat pada tabel berikut.



Keinginan pemerintah untuk melakukan redenominasi mata uang rupiah ternyata bukan isapan jempol semata. Hal ini dibuktikan dengan telah dirilisnya pre-desain mata uang rupiah yang nantinya akan digunakan. Meskipun desain ini hanyalah ilustrasi, setidaknya dapat memberikan gambaran bagaimana nantinya wujud uang yang akan kita gunakan.

Ini pre-desain uang kertas Rupiah setelah redenominasi.






Desain yang baru, menurut saya, lebih eye catching. Dengan angka yang besar dan tidak banyak angka 0 nya, layaklah jika disandingkan dengan mata uang negara lain. Rupiah tidak lagi dianggap mata uang yang bernilai sangat rendah. Nilai tukar Rupiah setelah redenominasi akan setara dengan mata uang Yuan China.


*sumber tulisan : Konsultasi Publik, Perubahan Harga Rupiah, “Redenominasi bukan Sanering”
*amienmenulis.wordpress.com
By Asqi Resnawan on 12:54 PM
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar