Minggu, 25 Mei 2014

PARAH.., MAKSIAT PENDUKUNG JOKOWI MELIBATKAN ANAK DIBAWAH UMUR

Tidak sah jadi pendukung fanatik PDIP/Jokowi kalau tidak Menakutkan bangsa dengan menjadi preman. Tak sah jadi pendukung PDIP/Jokowi kalau belum Membutakan dan membodohi opini dengan pencitraan palsu, tak sah menjadi gubernur PDIP kalau belum Membunuh rakyat dgn bus-bus baru yg terbakar. Tak PDIP namanya kalau belum jadi (P)endukung (D)olly (I)nginkan (P)rostitusi.

Jadi:
Jangan tanya tentang korupsi
Jangan tanya tentang janji
Jangan tanya masa jabatan
Jangan tanya tentang mobil
Jangan tanya bagaimana mengoperasikan berbagai senjata
Jangan tanya tentang keluarga
Jangan tanya tentang kemampuan bahasa asing
Jangan tanya siapa di belakangnya
Jangan tanya macem-macem, 

Jangan tanya, APALAGI di depan UMUM (nanti kalian kena BOGEM). Maka tak heran;

Ternyata pendukung PDIP/Jokowi bukan hanya anti religiusitas, tapi kelompok yang anti dengan perbaikan moral, gambar di atas adalah contoh, pesta miras bersama anak dibawah umur. tak perlu dikomentari lebih jauh, pikir saja sendiri.

BTW, berani tidak ya KPAI menggugat PDIP..? Karena biasanya KPAI hanya bertaring menjerat tokoh Islam, maklum Sikomo dan Sirait ada di Blok Jokowi/PDIP sejak dulu.



Kalau sudah gini kita jadi khawatir memberikan amanah kepemimpinan Indonesia pada PDIP melalui Jokowi nantinya, karena sepak terjangnya sangat jauh dari nilai-nilai Pancasila, PDIP selalu pasang badan TERHADAP PSK, Germo, Banci, Lesbian, Homo Seksual, hingga Kelompok Aliran Sesat bukan hal baru, bahkan bisa dibilang "KEMESRAAN YANG TAK PERNAH BERLALU".
APAPUN CERITANYA: Seseorang itu tergantung dengan agama saudaranya, kalau pendukung PDIP/Jokowi adalah kelompok seperti ini maka kualitas pemerintahannya tak akan jauh.

cinta pancasila tapi PKI di pelihara


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar