Rabu, 02 April 2014

MASSA HMI: JOKOWI KORUPTOR

Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta mendatangi kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan dana Rp848 miliar pengadaan bus TransJakarta.

Dalam orasi yang dilakukan menggunakan alat pengeras suara, demonstran mendesak pengusutan secara tuntas dugaan korupsi pengadaan bus Transjakarta. "Jokowi bukan dewa, Jokowi bukan utusan Tuhan. Tapi Jokowi telah membuat kehilangan uang negara Rp848 miliar dalam pengadaan bus TransJakarta. Jokowi koruptor," teriak seorang orator dari atas mobil bak terbuka, Selasa (1/4/2014).

Unjuk rasa berlangsung panas. Bahkan ada satu orang mahasiswa yang masuk ke dalam halaman gedung Balai Kota melewati penjagaan yang dilakukan polisi. Tak hanya itu, aksi saling dorong pun tak terhindarkan terjadi antara mahasiswa dengan aparat kepolisian. Bahkan aparat keamanan sempat mengambil spanduk yang dibawa oleh massa pendemo.

"Kita datang kemari, untuk melawan satu orang adalah Jokowi. Yang kita lawan adalah hanya Jokowi. Tidak ada yang lain. Jokowi hanya bersembunyi di balik gedung Balaikota," ucap orator.



Selain itu, Puluhan warga Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Jakarta Baru berunjuk rasa di depan Balaikota, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan penyesalan atas keputusan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk maju sebagai calon presiden, Selasa (25/3/2014). Mereka mengaanggap Jokowi belum bisa mencalonkan diri sebagai presiden karena baru memimpin Jakarta selama 1,5 tahun atau belum menuntaskan lima tahun masa jabatan. Kelompoknya menginginkan Jokowi mengurungkan niatnya untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2014. 

Warta Kota/angga bhagya nugraha
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar